3 Fotografer Menangkan "Hunting Session" Lensa Academy di Bandung

Kompas.com - 31/01/2019, 18:07 WIB
Gregory Chricentius Doanta Sitepu, Muhammad Nur Abdul Hakim, serta Eko Bambang S menjadi pemenang workshop Lensa Academy Capture to Print yang digelar perdana di Gedong Putih, Bandung Barat, Minggu (27/1/2019) lalu. dok Lensa AcademyGregory Chricentius Doanta Sitepu, Muhammad Nur Abdul Hakim, serta Eko Bambang S menjadi pemenang workshop Lensa Academy Capture to Print yang digelar perdana di Gedong Putih, Bandung Barat, Minggu (27/1/2019) lalu.
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Gregory Chricentius Doanta Sitepu, Muhammad Nur Abdul Hakim, serta Eko Bambang S menjadi pemenang workshop Lensa Academy "Capture to Print" yang digelar perdana di Gedong Putih, Bandung Barat, Minggu (27/1/2019) lalu.

Ketiga fotografer tersebut terpilih pada sesi hunting session dengan tiga kategori, yakni product photography, beauty photography, serta architectural photography. Ketiga pemenang ini akan bersaing dengan peserta berbakat dari 9 kota lainnya untuk berebut tiket ke Vietnam.

Tak kurang 170 pehobi fotografi, baik pemula maupun profesional, mengikuti workshop tersebut. Mereka dipandu oleh mentor fotografi, Jozz Felix dan Yoga Ogre, untuk mendalami fotografi dasar hingga ke proses cetak foto.

"Antusiasme para pegiat fotografi di Bandung luar biasa. Selain tema yang relevan dengan problema kebanyakan fotografer saat ini, yaitu tentang proses cetak yang baik dan benar, workshop ini juga menjadi wadah mereka menghasilkan karya fotografi yang berkualitas," tutur Jozz Felix, Kamis (31/1/2019).

Selain workshop di dalam kelas, para peserta juga harus membuktikan kemampuannya di lapangan. Mereka ditantang untuk memotret berdasarkan tiga kategori, yakni produk, kecantikan, arsitektur.

"Gedong Putih sendiri dipilih karena punya konsep arsitektur bergaya klasik sehingga cocok dijadikan lahan peserta untuk berburu gambar," tambah Felix.

Selain workshop di dalam kelas, para peserta Lensa Academy juga harus membuktikan kemampuannya di lapangan, yakni memotret berdasarkan tiga kategori, yakni produk, kecantikan, arsitektur. dok Lensa Academy Selain workshop di dalam kelas, para peserta Lensa Academy juga harus membuktikan kemampuannya di lapangan, yakni memotret berdasarkan tiga kategori, yakni produk, kecantikan, arsitektur.
Gregory Chricentius Doanta Sitepu, salah satu pemenang dalam kategori product photography, mengaku awalnya tidak yakin menjadi pemenang. Hal itu mengingat banyaknya peserta yang punya kualitas di atas rata-rata.

Fotografer lepas ini mengatakan kemampuan melihat momen dan angle menjadi kunci sukses untuk menghasilkan foto yang bagus. Melihat banyaknya peserta, lanjut Gregory, dia berusaha bersabar untuk menunggu momen bagus tersebut.

"Saya tak mau terlalu banyak ambil foto, tapi mencari angle yang pas. Ikut di kategori product photography, saya lebih fokus pada produknya. Keberadaan model saya tempatkan hanya sebagai aksen pemanis," ujar Gregory yang sudah 6 tahun menekuni fotografi.

Muhammad Nur Abdul Hakim, pemenang lainnya, punya pengalaman lain. Pemuda asal Cianjur, Jawa Barat, ini adalah pemenang dalam kategori beauty photography.

"Saya beruntung bisa ikut bergabung dalam workshop ini, karena banyak hal baru saya dapat. Biasanya saya memotret selalu dengan konsep tertentu dan dengan waktu yang panjang, tapi di sini saya benar-benar belajar menghargai momen. Karena momen tidak bisa diulang, kreativitas sangat diperlukan di sini," tukasnya.

Sesuai rencana, Lensa Academy sendiri masih akan bergulir di 9 kota berikutnya dan memilih para peserta terbaik di setiap kota. Para fotografer masih akan bersaing untuk memperebutkan kesempatan berpartisipasi di Lensa Project di Vietnam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X