Dukung Riset Kesehatan, Dexa Buka Beasiswa Senilai Rp 1 Miliar

Kompas.com - 04/02/2019, 10:34 WIB
Ilustrasi. DASS 2019Dok. Dexa Group Ilustrasi. DASS 2019

KOMPAS.com - Untuk menjawab tantangan di sektor kesehatan dan obat-obatan, Dexa Group kembali menggelar beasiswa S2 melalui "Dexa Award Science Scholarship" (DASS) 2019.

"Indonesia memiliki banyak tantangan di sektor kesehatan dan obat-obatan yang harus segera mendapatkan jalan keluar. Menghadapi tantangan tersebut, upaya penggabungan riset dan inovasi teknologi perlu diperkuat dan mendapatkan dukungan dari semua pihak," ujar Sonny Himawan, Head of Corporate Communications Dexa Group.

Melalui surat elektronik kepada Kompas.com (4/2/2019), Sonny menjelaskan atas dasar hal tersebut Dexa Group, salah satu perusahaan farmasi terkemuka Indonesia, mendukung terwujudnya inovasi riset dan pengembangan dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui "Dexa Award Science Scholarship" (DASS).

Memperluas beasiswa

DASS 2019 kembali digelar bersamaan dengan peringatan 50 tahun berdirinya perusahaan. DASS adalah program beasiswa penuh S2 termasuk pemberian dana penelitian ditujukan bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Baca juga: Program Beasiswa Bidikmisi Akan Segera Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dan dukungan Dexa Group terhadap inovasi riset dan pengembangan di bidang kesehatan.

Menurut Ketua Panitia DASS 2019, Raymond Tjandrawinata, di Jakarta, 1 Februari 2019, tingginya antusiasme peserta terlihat saat pelaksanaan Dexa Award Science Scholarship 2018, di mana ribuan pendaftar  berasal dari 91 kota dan 331 kampus baik di dalam dan luar negeri berpartisipasi di dalamnya.

Sebelumnya, bentuk dukungan Dexa Group terhadap pendidikan tinggi masih dikhususkan lulusan apoteker dan telah berlangsung selama 10 tahun. Sejak 2018, bentuk dukungan Dexa Group terbuka lebih luas melalui DASS.

Beasiswa senilai Rp 1 miliar

Melalui penyelenggaraan DASS, Dexa Group ingin menggiatkan sekaligus menggerakkan inovasi riset dan pengembangan yang berdampak positif bagi sektor kesehatan di Indonesia. 

Melalui program DASS ini, para peserta yang lolos seleksi dan dinyatakan sebagai tiga pemenang terbaik berhak mendapatkan kesempatan kuliah S2 di kampus mana pun berakreditasi A di Indonesia dan memiliki kesempatan berkarir di Dexa Group. 

Pendaftaran mulai dapat dilakukan melalui laman resmi dexascholarship.com dengan batas waktu pendaftaran proposal ditutup pada tanggal 15 April 2019. Tahun ini Dexa Group serta memberikan total beasiswa senilai Rp 1 miliar.

Upaya dilakukan Dexa Group ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kapasitas SDM di bidang kesehatan sehingga dapat mewujudkan upaya pemerintah mendorong daya saing dan kemandirian bangsa dalam inovasi dan pengembangan. 

“Semoga kesempatan program beasiswa S2 ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan kesehatan rakyat dan negara Indonesia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, di mana tahun 2019 APBN difokuskan ke investasi bidang sumber daya manusia,” kata Raymond Tjandrawinata.



Terkini Lainnya

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan
Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Nasional

Close Ads X