SMKN 1 Garut Usulkan Ujian Nasional Gunakan Ponsel

Kompas.com - 12/02/2019, 13:42 WIB
Suasana saat ujian UNBK SMK N Saptosari, Gunungkidul KOMPAS.com / Wijaya Kusuma Suasana saat ujian UNBK SMK N Saptosari, Gunungkidul

KOMPAS.com - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Garut memberikan usulan mengenai pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) menggunakan ponsel pintar atau smartphone.

Usulan ini muncul karena UNBK dinilai masih menyulitkan beberapa sekolah di Garut.

"Sekolah tidak memiliki kelengkapan laptop dan komputer secara utuh. Barangkali kalau tidak memungkinkan, kita bisa mencoba UN menggunakan ponsel," ujar Kepala Sekolah SMKN 1 Garut, Dadang Johar Arifin saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (12/2/2019).

Menurut Dadang, usulan UNBK menggunakan ponsel pintar ini lebih memudahkan para siswa, karena banyak siswa telah memiliki ponsel berbasis Android atau iOS.

Selain itu, pihak SMKN 1 Garut juga akan menyampaikan usulan ini ke pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) dan Direktorat Pendidikan SMK.

"Kami sedang menuju usul ke Kemendikbud, dan juga diusulkan ke provinsi untuk tidak jadi masalah," ujar Dadang.

Baca juga: Jelang UNBK SMP dan SMA/SMK, Ini Persiapan Kemendikbud...

Sembari menunggu konfirmasi dari pihak Kemendikbud, Dadang juga akan menyiapkan jelang UNBK menggunakan ponsel pintar.

"Kita lagi mengusulkan dan mau mencoba dulu (simulasi) menggunakan ponsel pintar, kita kan juga perlu menyiapkan server-nya, dan disosialisasikan dulu dengan orangtua siswa dan para siswa," kata Dadang.

"Ini untuk memudahkan anak-anak agar tidak lelah ketika menunggu UNBK, karena kelas 3 yang ikut ada 844 orang ada 3 shift," ujar dia.

Dadang mengungkapkan, jika usulan ini tidak diterima, maka pihak sekolah mau tidak mau tetap melaksanakan UNBK sesuai prosedur semestinya.

Selain itu, Dadang mengungkapkan bahwa usulan UNBK menggunakan ponsel pintar tidak memberi celah siswa untuk berbuat kecurangan.

"Saya tidak mau adanya kecurangan. Kami menjunjung tinggi spotivitas. Saya tidak setuju kalau seperti itu," ujar Dadang.

Sementara, SMKN 1 Garut memiliki fasiitas laboratorium komputer, namun banyaknya komputer tidak sebanyak peserta UNBK di sekolah ini. Sehingga, Dadang mengusulkan ingin mencoba simulasi UNBK menggunakan ponsel.


Terkini Lainnya

Fakta Spanduk Pendukung Jokowi-Amin Sambut Sandiaga, 'Saya Nggak Apa-apa' hingga Muncul di Rute Kunjungan di Banyuwangi

Fakta Spanduk Pendukung Jokowi-Amin Sambut Sandiaga, "Saya Nggak Apa-apa" hingga Muncul di Rute Kunjungan di Banyuwangi

Regional
Otoritas Italia Denda Ryanair dan Wizzair atas Kebijakan Bagasi Kabin

Otoritas Italia Denda Ryanair dan Wizzair atas Kebijakan Bagasi Kabin

Internasional
Harapan Joko Driyono kepada Pengurus PSSI yang Baru..

Harapan Joko Driyono kepada Pengurus PSSI yang Baru..

Megapolitan
KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

KPU Gunungkidul Ajukan Tambahan Kotak Suara

Regional
Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Pria yang Aniaya Mantan Istri Rekam Dirinya Ancam Anak dengan Senjata

Megapolitan
Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Setelah Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono Akan Beraktivitas Seperti Biasa

Megapolitan
Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Pelaku Pembunuh Ibu Hamil dengan Luka di Perut adalah Suaminya Sendiri

Regional
Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Dedi Mulyadi: Elektabilitas 11,3 Persen Menunjukan Golkar Keluar dari Zona Menyedihkan

Regional
Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Pemerintahan Trump Akan Sisakan 200 Tentara AS di Suriah

Internasional
Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Joko Driyono: Saya Menunggu Detik-detik Terakhir..

Megapolitan
Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Kebakaran di Rumah Bertingkat Daerah Teluk Gong, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Seputar Pemeriksaan Bawaslu terhadap Caleg yang Senam di Atas Sajadah

Megapolitan
Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Aksi Sekelompok Pria Mesum di Karawang Bikin Banyak Siswi Trauma

Regional
Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Dirjen Dukcapil Sebut Sudah Merekam E-KTP ke Semua Penghuni Lapas dan Rutan

Nasional
Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Diperiksa 22 Jam, Joko Driyono: Cukup Melelahkan, Cukup Panjang..

Megapolitan

Close Ads X