Rakornas Perguruan Tinggi NU dan Upaya Percepatan Kejar Ketertinggalan

Kompas.com - 18/02/2019, 23:05 WIB
Menristekdikti saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional LPTNU di Hotel Savoy Homann, Bandung, (16/02/2019).
Dok. KemenristekdiktiMenristekdikti saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional LPTNU di Hotel Savoy Homann, Bandung, (16/02/2019).

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan seluruh perguruan tinggi di bawah Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) harus melakukan percepatan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas.

Hal ini disampaikan Menristekdikti saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional LPTNU di Bandung (16/02/2019).

Menristekdikti menargetkan PTNU yang saat ini mendapat akreditasi B bisa segera meningkatkan akreditasi A pada lima tahun mendatang. PTNU harus mengejar ketertinggalan dari kampus lain, tegasnya.

“LPTNU harus berkembang lebih cepat. Karena ini baru, jadi harus lebih cepat, lebih kencang,” ucap Menristekdikti seperti dilansir dari rilis resmi Kemenristekdikti.

Baca juga: Meruntuhkan Tembok Pembeda Perguruan Tinggi Swasta dan Negeri

Menristekdikti mengungkapkan setidaknya ada 2 kampus hampir mendekati penilaian akreditasi A. Kedua kampus tersebut adalah Universitas Islam Malang (Unisma) dengan nilai 357 dan Universitas NU Surabaya (UNUSA) dengan nilai sekira 340.

Menristekdikti optimis tiga tahun ke depan, kedua kampus ini akan meraih akreditasi A.

Potensi Perguruan Tinggi NU

Menristekdikti menyadari masih banyak kampus NU yang belum terakreditasi A, hal tersebut dikarenakan usia PTNU masih relatif muda. Menristekdikti optimis PTNU memiliki potensi besar untuk diminati masyarakat. Menurut Menristekdikti, kampus NU unggul di bidang keagamaan.

Menristekdikti yang juga Ketua LPTNU memberikan penghargaan kepada
9 PTNU yang dinilai maju berdasarkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

Ke-9 nama PTNU tersebut yakni
1. UNU Surabaya.
2. Universitas Islam Malang.
3. Universitas Wahid Hasyim Semarang.
4. Universitas Islam NU Jepara.
5. UNU Lampung.
6. Universitas Sains Al Quran Wonosobo.
7. UNU Al Ghazali Cilacap.
8. UNU Sidoarjo.
9. UNU Surakarta.

Menurut Wakil Ketua LPTNU Muhammad Afifi kriteria penghargaan bagi PT tersebut kriteria penilaiannya berdasarkan standar Kemristekdikti yang sudah diranking secara nasonal. Afifi menambahkan, LPTNU berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan NU, hal ini sesuai dengan amanat dari Menristekdikti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X