Kompas.com - 20/02/2019, 22:10 WIB

KOMPAS.com - Setelah meluncurkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) perdana tahun 2016, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Senin (18/2/2019) kembali melakukan soft-launching produknya kali ini AMDK dalam merek baru "Itsmine" dengan logo dan kemasan didominasi warna biru muda.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri – Badan Hukum (PTN-BH), ITS terus berusaha menambah sumber-sumber pendapatan. Lewat PT ITS Tekno Sains, layanan kerjasama profesional, aset, usaha penunjang, dan usaha komersial dijalankan.

"Itsmine" menjadi bukti melengkapi produk-produk yang ada di bawah ranah usaha komersial PT ITS Tekno Sains.

Baca juga: 3 Strategi Menristekdikti Dorong PTN Indonesia Masuk Peringkat Dunia

Nila Sari, Direktur PT Usaha Tugu Adi Mandiri (UTAMA), anak perusahaan PT ITS Tekno Sains mengatakan ada potensi besar bisnis AMDK. Ia melihat, kebutuhan konsumsi air begitu besar di masyarakat, khususnya sivitas akademika ITS. “Apa yang potensial dan bisa dimanfaatkan kita kerjakan,” ujarnya.

Terus lakukan perbaikan

Nila mengatakan, pada 2016 AMDK beredar berlogo ITS. Ada beberapa komplain terkait kualitas air dan juga branding-nya.

“Karena memang saat itu tidak ada logo khas dan merek jelas,” urainya. Hingga kemudian, Nila dan tim memutuskan terus mencari produsen yang bisa memproduksi air dengan kualitas lebih baik sekaligus memikirkan branding-nya.

Nila menerangkan, "Itsmine memiliki arti ‘itu milikku’. Harapannya, semua orang yang mengonsumsi air tersebut akan memiliki rasa saling memiliki. Mereknya pun sudah didaftarkan sejak Maret 2018."

Segala komplain dan masukan, terus diupayakan untuk dilakukan perbaikan.

"Itsmine" rencananya akan memiliki beberapa varian ukuran AMDK; 240ml berupa gelas plastik, 330ml botol kecil, 600ml botol sedang, 1500ml botol besar dan galon. “Namun untuk saat ini Itsmine hanya memiliki tiga jenis ukuran yakni 240ml, 330ml, dan galon saja,” ujarnya.

Bersaing di pasar luar

Kepala Badan Pengembangan dan Pengelola Usaha ITS, I Ketut Gunarta MT sejak diluncurkannya AMDK pada 2016 lalu, ITS mewajibkan penggunaan air mineral milik sendiri.

“Agar semua sivitas mengonsumsi produk sendiri. Kalau kita cinta ITS, konsumsilah produk internal secara tidak langsung kita telah berkontribusi,” tuturnya.

Ketut menambahkan, ke depan BPPU ITS akan terus berupaya melakukan berbagai strategi agar "Itsmine" terus bisa berkembang, baik dari segi kualitas, pemasaran, maupun penjualannya. Harapannya, "Itsmine" tidak hanya melayani kalangan internal tapi juga akan dapat bersaing ke pasar luar.

“Tahun 2019 semoga bisa merajai Surabaya Selatan, pasar, warung, dan minimarket pun akan ada Itsmine,” harapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.