"Komersialisasi Fotografi" Workshop Kompas Institute di Java Jazz 2019

Kompas.com - 04/03/2019, 21:50 WIB
Harian Kompas melalui lembaga pendidikan dan pelatihan Kompas Institute menggelar workshop berbagi pengetahuan mengangkat tema Komersialisasi Fotografi di JIEXPO Kemayoran, Jakarta (2/3/2019). Dok. Kompas InstituteHarian Kompas melalui lembaga pendidikan dan pelatihan Kompas Institute menggelar workshop berbagi pengetahuan mengangkat tema Komersialisasi Fotografi di JIEXPO Kemayoran, Jakarta (2/3/2019).

KOMPAS.com - Selama 6 tahun berturut-turut, Harian Kompas konsisten mengadakan workshop dalam perhelatan musik Java Jazz Festival.

Memasuki tahun ketujuh, di tahun 2019 Harian Kompas melalui lembaga pendidikan dan pelatihan Kompas Institute menggelar workshop berbagi pengetahuan mengangkat tema “Komersialisasi Fotografi” di JIEXPO Kemayoran, Jakarta (2/3/2019).

Workshop menghadirkan Pewarta Foto Senior Harian Kompas Arbain Rambey dan Fotografer Associated Press Jakarta Bureau Dita Alangkara sebagai pembicara.

Komersialisasi fotografi

Masing-masing pemateri membagikan pengetahuan tentang peluang komersialisasi di industri fotografi yang kian meningkat.

Baca juga: Memetik Harapan di Sekolah Baru Bantuan Pembaca Kompas

Hal ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan media sosial dan teknologi fotografi digital yang mendorong hobi fotografi menjadi gaya hidup yang bisa dikomersialisasikan.

Dalam workshop yang berlangsung Pk. 14.00–17.30 WIB, peserta tidak hanya diajak belajar tentang teori dan menyerap pengalaman pemateri tetapi juga praktik memotret langsung.

Hasil karya workshop akan dikurasi dan dipilih satu foto terbaik untuk mendapatkan kamera Sony A5000 serta paket buku foto Kompas dan official merchandise Java Jazz Festival.

Berbagi pengetahuan

“Harian Kompas mengambil tema fotografi dalam workshop rutinnya di Java Jazz Festival. Sebagai media, kekuatan Harian Kompas tidak hanya terletak pada konten teks jurnalistik, tetapi juga karya fotografinya," jelas Tarrence Palar, Manajer Marketing Komunikasi Harian Kompas.

Ia menambahkan, "Oleh karena itu, kami ingin berbagi pengetahuan dan pengalaman foto ini kepada peserta."

“Foto-foto tentang kemanusiaan merupakan kekuatan harian Kompas dan pertunjukan Java Jazz kaya dengan pencapaian manusia. Dalam hal ini, Kompas Institute memadukan kekuatan para pewarta foto harian Kompas dengan panggung Java Jazz serta kebutuhan peserta untuk bisa menangkap momen dengan pas,” papar Direktur Kompas Institute Agnes Aristiarini.

Kompas Institute

Konsistensi Harian Kompas menggelar workshop di perhelatan musik Java Jazz Festival 2019 tidak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga kesempatan untuk menyapa langsung dan berinteraksi dengan para pembaca Harian Kompas, baik kalangan milenial maupun keluarga.

Akumulasi pengetahuan dan keahlian selama lebih dari 50 tahun, tidak hanya disampaikan ke masyarakat lewat berita-berita di harian Kompas, tetapi juga dibagikan secara langsung ke masyarakat melalui Kompas Institute.

Inilah lembaga pelatihan di bawah naungan Harian Kompas, yang berdiri sejak 17  Mei 2018. Hingga saat ini Kompas Institute telah menyelenggarakan pelbagai workshop dalam mulai dari fotografi, jurnalistik, penulisan cerpen, penarasian data, hingga kehumasan, dengan jumlah peserta lebih dari 400 orang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X