Lulusan Politeknik Madiun Disiapkan Mampu Rawat Teknologi MRT

Kompas.com - 17/03/2019, 17:53 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir dan ratusan perwakilan mahasiswa saat uji coba transportasi publik MRT Jakarta dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Stasiun MRT Lebak Bulus (16/3/2019). Dok. KemenristekdiktiMenristekdikti Mohamad Nasir dan ratusan perwakilan mahasiswa saat uji coba transportasi publik MRT Jakarta dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Stasiun MRT Lebak Bulus (16/3/2019).

KOMPAS.com - Seiring uji coba publik kereta listrik Mass Rapid Transport ( MRT) Jakarta hingga Minggu, 24 Maret 2019, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) sudah menyiapkan Politeknik Negeri Madiun (PNM) untuk mencetak sarjana terapan yang mampu merawat seluruh teknologi kereta MRT Jakarta.

"Semua terkait bagaimana maintainance-nya, kami didik (mahasiswa) di Madiun bersama PT INKA dan PT KAI. Di sana ada Politeknik (Negeri Madiun). Bagaimana maintainance-nya, untuk memelihara operasionalnya seperti apa, baik dari segi engineeringnya maupun dari servisnya," ungkap Menristekdikti Mohamad Nasir saat uji coba transportasi publik MRT Jakarta dari Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Stasiun MRT Lebak Bulus (16/3/2019).

Politeknik Negeri Madiun (PNM) sudah memiliki program studi Sarjana Terapan Perkeretaapian yang mahasiswa angkatan pertamanya diterima dan berkuliah sejak 2018 lalu.

Sudah ada permintaan

"Satu tahun setengah dia di kelas. Satu tahun setengah lagi dia di operasional, supaya dia tahu kondisi real di lapangan. Tahun 2018 sudah berjalan. Tahun 2019 ada permintaan sepuluh kelas dari dua kelas di 2018, permintaan dari PT INKA dan PT KAI," ungkap Nasir seperti disitat dari rilis Kemenristekdikti.

Baca juga: Pemerintah akan Pantau Capaian Universitas dan Politeknik

Menristekdikti berharap pemuda Indonesia dapat merawat dan mengoptimalkan teknologi yang digunakan pada MRT Jakarta secara menyeluruh melalui program studi yang akan menurutsertakan profesional dari PT Industri Nasional Kereta Api (INKA), PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan PT Mass Rapid Transport Jakarta (MRTJ).

"Supaya nanti sustainability atau kelangsungannya terjaga dengan baik. Jangan sampai kita punya, tapi tidak bisa memperbaiki. Mudah-mudahan SDM bisa terpenuhi dengan baik," ungkap Nasir.

Mengubah perilaku

Menristekdikti juga mengucapkan selamat kepada PT MRT Jakarta atas lancarnya uji coba publik dan berharap masyarakat mampu memanfaatkan MRT dengan optimal.

"Mudah-mudahan ini lancar semuanya dan tidak ada kemacetan yang dihadapi para pekerja di Jakarta. Saya berharap dengan operasi MRT ini menjadikan ke depan mengubah perilaku disiplin, bersih, on time dan saling menghargai sesama penumpang. Ini milik kita semua, milik rakyat," ungkap Nasir.

Uji coba oleh Menristekdikti ini turut dihadiri para eselon Kemenristekdikti, para pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III (DKI Jakarta) serta ratusan perwakilan mahasiswa di sekitar DKI Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X