Kompas.com - 04/04/2019, 16:19 WIB
Foto : Peserta UNBK SMAN 1 Golewa mengikuti UNBK di SMPN 2 Bajawa, Selasa (2/4/2019). Dokumen SMAN 1 GolewaFoto : Peserta UNBK SMAN 1 Golewa mengikuti UNBK di SMPN 2 Bajawa, Selasa (2/4/2019).
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Beberapa siswa Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA) tengah menempuh Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Tes telah berlangsung dengan mengujikan materi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Di media sosial, beberapa siswa ini mengeluhkan tentang susahnya soal Matematika pada UNBK 2019.

Keluh kesah tersebut salah satunya disampaikan di kolom komentar pada unggahan di akun resmi Instagram Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), @kemdikbud.ri.

Wakil Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia Satriwan Salim mengatakan, memang terdapat beberapa pengembangan dari kisi-kisi UN Matematika yang sebelumnya telah diberikan.

"Terkait dengan soal itu, teman-teman siswa mengeluhnya sih memang tahun ini tidak seramai tahun lalu, soal matematika yang HOTS (High Order Thinking Skills) tahun lalu," ucap Satriwan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

"Memang ada soal yang kisi-kisinya sedikit. (Maksudnya) di kisi-kisinya tidak membahas panjang lebar, namun di soal ujiannya ada pengembangan dari kisi-kisi," kata dia.

Baca juga: Monitor Komputer Terlalu Terang, Siswi Kerjakan UNBK Pakai Kacamata Hitam

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satriwan yang saat itu juga menjadi pengawas ujian menceritakan bahwa terdapat kesalahan teknis terjadi.

"Tahun ini sih keluhannya yang pertama, ada satu yang soalnya salah begitu (jawabannya tidak ada). Akhirnya secara manual pengawas harus memasukkan nama-nama siswa dan soal yang keliru itu secara online," ujar dia.

Meskipun banyak yang mengeluh, lanjut Satriwan, beberapa siswa yang bersekolah di tempat ia mengajar tidak mengalami kesulitan berarti.

Menurut Satriwan, FSGI telah melakukan komunikasi dengan Kemendikbud untuk melakukan beberapa pelatihan kepada para pengajar di Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X