Difabel Mandiri lewat "Festival Vokasi Teman Disabilitas"

Kompas.com - 19/04/2019, 23:02 WIB
Press Conference Memberdayakan Disabilitas secara Vokasional dan Profesional (4/5/2018) Dok. ThisablePress Conference Memberdayakan Disabilitas secara Vokasional dan Profesional (4/5/2018)

KOMPAS.com - "Festival Vokasi Teman Disabilitas" merupakan gagasan roadshow training keterampilan yag diinisiasi Thisable Enterprise di 10 kota mulai 14 Maret 2019 – 13 April 2019.

"Festival Vokasi Teman Disabilitas" berlangsung di Surabaya (14 Maret), Malang (19 Maret), Solo (21 Maret), Yogyakarta (23 Maret), Kebumen (24 Maret), Bandung (28 Maret), Semarang (31 Maret), Cirebon (2 April), Bekasi (9 April), dan berakhir di Jakarta (13 April).

Thisable Enterprise sendiri merupakan  social enterprise  bidang employment service, didirikan perempuan penyandang tunarungu/tuli Angkie Yudistia sejak tahun 2011 untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas agar dapat memperoleh pekerjaan.

Wadah disabel mandiri

Adapun Thisable memiliki kurang lebih 2.000 database Jabodetabek yang telah dilakukan asesmen agar siap disalurkan ke dunia kerja.

Baca juga: Jangan Khawatir, Penyandang Disabilitas Juga Bisa Cari Pekerjaan di Job Fair Nasional 2019!

 

Dengan gagasan training secara roadshow ini, target 2.000 tambahan penyandang disabilitas area pulau Jawa diharapkan akan memperoleh  training secara gratis agar siap menghadapi inklusifitas pekerjaan yang dibutuhkan saat ini.

“Setelah 8 tahun Thisable Enterprise hadir menjadi wadah teman disabilitas dan keluarganya agar mandiri secara ekonomi untuk skala Jabodetabek, inilah saatnya untuk bisa memberdayakan lebih banyak lagi di area luar Jobodetabek yang membutuhkan pekerjaan. Semakin banyak yang diberi training, semakin banyak tenaga kerja terdidik terserap perusahaan” jelas Angkie.

Program inklusi kerja

Mengusung tagline #BersatuUntukBerdaya, Thisable mengajak semua pihak ikut berkontribusi menyukseskan program "Festival Vokasi Teman Disabilitas" ini menjadi program inklusi yang dapat membuka kesempatan seluas-luasnya kepada perusahaan untuk merekrut penyandang disabilitas.

Undang-undang telah menekankan hak-hak penyandang disabilitas yang salah satunya adalah hak pekerjaan, kewirausahaan dan koperasi.

Meskipun hak-hak tersebut telah dijamin negara, dalam implementasinya penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan untuk dapat diterima bekerja di sektor formal.

Pemberdayaan disabilitas

Thisable menyebut berdasarkan data Bappenas hanya 25 persen penyandang disabilitas di Indonesia yang bekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Sebanyak 39,9 persen sebagai petani, 32,1 persen bekerja sebagai buruh, 15,1 persen bekerja di sektor jasa dan sisanya bekerja di perusahaan swasta atau menjadi wiraswasta.

Terdorong hal itu, Thisable Enterprise selaku social enterprise yang sudah bergerak dalam bidang pemberdayaan menyadari hal ini harus dapat diselesaikan untuk mewujudkan terciptanya pemberdayaan teman disabilitas secara massif di beberapa kota di Pulau Jawa.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X