Rhenald Kasali: Akademisi Percaya "Quick Count", Akan Kawal Persatuan

Kompas.com - 01/05/2019, 08:01 WIB
Guru Besar UI Prof. Rhenald Kasali saat menghadiri acara pengukuhan Guru Besar President University Prof. Joni Oktavian di Auditorium Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Cikarang (26/4/2019). Dok. Kompas.comGuru Besar UI Prof. Rhenald Kasali saat menghadiri acara pengukuhan Guru Besar President University Prof. Joni Oktavian di Auditorium Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Cikarang (26/4/2019).

Ia menambahkan, "Malaysia itu sudah membangun koridor IT-nya tahun 96, Indonesia baru membangun 2015 Palapa Ring. Jadi kalau Malaysia sekarang sudah siap karena tahun 1996, Indonesia tahun 2024 harusnya sudah siap. Sekarang ujian nasional saja sudah pakai komputer semua."

 

Akademisi kawal kejujuran dan persatuan

Terkait polemik quick count yang berkembang, Guru Besar UI menyampaikan, "Kalau akademisi kami percaya dengan quick count. Sains itu yang kami ajari. Kalau mengajar S3 kami selalu memeriksa hal itu. Bagaimana samplingnya, prediksa bagaimana. Itu alat kontrol."

Ia menyampaikan, "Dunia akademisi tidak mau ada keributan. Dunia akademisi akan kawal persatuan, akan mengawal kejujuran, akan mengawal hal yang sifatnya fairness."

"Harapan kami tahan diri. Jangan saling mengancam. Walaupun kami juga membaca ancaman ini hal hanya merupakan bentuk-bentuk deal. Ajukan syarat yang tinggi, ancaman, setelah itu satu-persatu mundur," lanjutnya.

Rhenald menjelaskan, "Real count di KPU nanti kalau sudah 50-an persen dalam sains akan terjadi yang namanya titik belok. Pada saat menjelang titik belok akan ada yang nyalip duluan. Koalisi dari yang kalah akan balik badan, akan merapat. Perlahan-lahan akan terjadi seperti itu."

"Dan lama-lama setelah itu, 'ya sudah lah kita terima sajalah'," tutup Rheinald.    

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.