Ketika Komunitas LPDP Dipamartani Beri Dampak Muara Gembong Bekasi

Kompas.com - 07/05/2019, 20:30 WIB
Komunitas PK-139 LPDP Dipamartani berupaya memberikan kontribusi dalam bentuk pembangunan MCK, pelayanan kesehatan masyarat serta penanaman mangrove di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi (27/4/2019). Dok. PK-19 LPDPKomunitas PK-139 LPDP Dipamartani berupaya memberikan kontribusi dalam bentuk pembangunan MCK, pelayanan kesehatan masyarat serta penanaman mangrove di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi (27/4/2019).

KOMPAS.com - Komunitas Persiapan Keberangkatan (PK) ke-139 Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) berupaya memberikan kontribusi terhadap berbagai isu yang ada di tengah masyarakat.

Melihat hal itu, Komunitas PK-139 LPDP Dipamartani berupaya memberikan kontribusi dalam bentuk pembangunan MCK, pelayanan kesehatan masyarakat serta penanaman mangrove di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi.

Kampung Beting dan Kampung Solokan Kendal, Kecamatan Muara Gembong, Bekasi menjadi lokasi kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur tersebut .

Dikarenakan minimnya fasilitas MCK, saat ini masih terdapat 15 kepala keluarga atau kurang lebih 50 warga melakukan kegitan MCK di sepanjang sungai Citarum yang mengalir di kedua desa tersebut.

MCK layak dan sehat

Hal ini tentunya berdampak buruk terhadap lingkungan, air sungai menjadi tercemar dan memengaruhi penurunan kualitas kesehatan warga.

Baca juga: Alumni LPDP Ajak Siswa Berani Bermimpi Besar dan Menjaga Lingkungan

Ditambah kondisi ekonomi warga Kampung Solokan Kendal dan Beting yang lemah membuat MCK belum menjadi prioritas penting anggota keluarga.

“Dengan pembangunan fasilitas MCK ini, diharapkan agar warga kampung Beting dan Solokan Kendal terbiasa untuk menjaga lingkungan dan kualitas air sungai dengan melakukan kegiatan MCK di tempat yang layak," ujar Achmad Masyhadul Amin Ketua Kegiatan Sosial Komunitas Dipamartani PK-139 LPDP.

Upaya pembangunan fasilitas MCK ini mendapat sambutan baik warga di kedua kampung tersebut. Warga terlihat antusiasme membantu pembangunan MCK yang diresmikan pada Sabtu, 27 April 2019 lalu.

Layanan kesehatan

Selain peresmian fasilitas MCK penerima beasiswa LPDP juga melakukan layanan kesehatan pemeriksaan gula darah, tekanan darah dan konsultasi kesehatan gratis.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan tersebut ditemukan hampir seluruh warga kedua kampung  mengidap penyakit kulit yang disebabkan buruknya kualitas sanitasi dan higienitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X