5 SMA Swasta DKI Jakarta Peraih Nilai Tertinggi Rata-rata UN 2019

Kompas.com - 09/05/2019, 14:05 WIB
Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan mengerjakan soal saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin (1/4/2019). Hingga menjelang malam para siswa di sekolah tersebut terus mengerjakan ujian soal Bahasa Indonesia karena jaringan komputer terserang virus, sementara sedikitnya 200 siswa lainnya tidak dapat mengikuti ujian.ANTARA FOTO/IRSAN MULYADI Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Medan mengerjakan soal saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, di Medan, Sumatera Utara, Senin (1/4/2019). Hingga menjelang malam para siswa di sekolah tersebut terus mengerjakan ujian soal Bahasa Indonesia karena jaringan komputer terserang virus, sementara sedikitnya 200 siswa lainnya tidak dapat mengikuti ujian.

KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyerahkan hasil ujian nasional ( UN) untuk sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah menengah atas ( SMA), madrasah aliyah (MA), dan program kesetaraan Paket C kepada pemerintah daerah pada 3 Mei 2019.

Dinas Pendidikan DKI Jakarta secara resmi telah mengeluarkan Daftar Sekolah SMA Berdasarkan Ujian Nasional SMA/MA Tahun Pelajaran 2018/2019.

Nilai UN hanya merupakan salah satu standar penilaian dalam proses pendidikan karena ada banyak indikator yang perlu juga diperhatikan selain nilai UN ini.

Berikut peringkat terbaik hasil rata-rata UN SMA/MA Swasta Provinsi DKI Jakarta:

Bidang penjurusan IPA

1. SMA Kristen 1 Penabur

  • Total rata-rata: 90.98
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (88.26), Bahasa Inggris (93.32), Matematika (90.58), Fisika (95.20), Kimia (88.13), dan Biologi (89.87).

Baca juga: 10 Peringkat Terbaik UN 2019 SMA Negeri dan Swasta DKI Jakarta

2. SMA Santa Ursula

  • Total rata-rata: 89.78
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (88.02), Bahasa Inggris (93.68), Matematika (87.66), Fisika (90.58), Kimia (86.34), dan Biologi (91.25).

3. SMA Kristen Yusuf

  • Total rata-rata: 88.33
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (86.15), Bahasa Inggris (90.92), Matematika (92.31), Fisika (82.14), Kimia (87.83), dan Biologi (72.50).

4. SMA Kanisius

  • Total rata-rata: 88.00
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (87.12), Bahasa Inggris (92.20), Matematika (81.77), Fisika (91.56), Kimia (87.42), dan Biologi (91.82).

5. SMA Labschool Kebayoran

  • Total rata-rata: 87.95
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (87.27), Bahasa Inggris (92.43), Matematika (86.65), Fisika (86.81), Kimia (82.69), dan Biologi (85.71).

Bidang Penjurusan IPS

1. SMA Saint John's School

  • Total rata-rata: 88.75
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (94.00), Bahasa Inggris (100.00), Matematika (75.00), Ekonomi (-), Sosiologi (86.00), dan Geografi (-).

2. SMA Santa Ursula

  • Total rata-rata: 87.50
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (87.63), Bahasa Inggris (87.63), Matematika (84.41), Ekonomi (90.15), Sosiologi (80.40), dan Geografi (84.00).

3. SMA Kristen 1 Penabur

  • Total rata-rata: 87.14
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (87.94), Bahasa Inggris (91.67), Matematika (82.09), Ekonomi (92.00), Sosiologi (81.36), dan Geografi (80.86).

4. SMA Kanisius

  • Total rata-rata: 85.53
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (87.11), Bahasa Inggris (90.06), Matematika (77.34), Ekonomi (89.69), Sosiologi (84.36), dan Geografi (83.50).

4. SMA Labschool Kebayoran

  • Total rata-rata: 83.98
  • Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia (85.69), Bahasa Inggris (90.77), Matematika (74.22), Ekonomi (90.76), Sosiologi (81.05), dan Geografi (83.70).

"Ternyata tahun ini (UN) menunjukkan kenaikan meskipun sedikit. Saya kira ini perlu disyukuri. Sebuah titik awal yang baik," kata  Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno dalam taklimat media tentang hasil UN tahun 2019 di Jakarta, Selasa (7/5/2019). 

Totok menambahkan, "Hasil UN ini selanjutnya akan dianalisis untuk mendiagnosis topik-topik yang harus diperbaiki di setiap sekolah untuk setiap mata pelajaran UN. Hasil analisis tersebut akan didistribusikan ke semua dinas pendidikan untuk ditindaklanjuti dengan program-program peningkatan mutu pembelajaran.” 




Close Ads X