7 Poin Penting Kerja Sama Pendidikan Tinggi Indonesia dan Inggris

Kompas.com - 10/05/2019, 21:06 WIB
Pertemuan ke-3 Joint Working Group (JWG) Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Inggris tentang Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi dan Inovasi (9/5/2019). Dok. KemenristekdiktiPertemuan ke-3 Joint Working Group (JWG) Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Inggris tentang Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi dan Inovasi (9/5/2019).

KOMPAS.com - Pertemuan ke 3 Joint Working Group (JWG) Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Inggris tentang Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi dan Inovasi di gelar pada 9 Mei 2019.

Pertemuan membahas kemajuan dan rencana kedepan kerjasama bilateral RI - Inggris yang telah dimulai sejak 2015. Pertemuan Komite Kerja RI - Inggris dipimpin Dubes Inggris untuk Indonesia YM Moazzam Malik dan Dirjen Kelembagaan Iptekdikti Patdono Soewignyo.

Dalam pertemuan kedua Negara saling mengapresiasi seluruh pencapaian hasil kerjasama bilateral, dengan topik bahasan beberapa topik bahasan di antaranya; (1) pendidikan tinggi dan vokasi, (2) mobilisasi dosen dan mahasiswa, (3) Program "Newton Fund", (4) Training bahasa hingga (5) pembaharuan kerjasama riset dan inovasi.

Delegasi RI di Jakarta dan Delegasi Inggris terlibat dalam pemaparan dan diskusi strategis, serta berkomitmen menindak lanjuti program kerjasama antar dua Negara.

Baca juga: 5 Kampus Indonesia Masuk Daftar Peringkat Universitas Terbaik Asia!

Dirjen Kelembagaan Iptekdikti Patdono Soewignyo menyatakan apresiasinya atas kemajuan kerjasama bilateral RI - Inggris serta mengusulkan Sekjen Kemenristekdikti mengkoordinasikan detail usulan baru untuk memastikan program-program kerjasama tersebut terintegrasi secara optimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

YM Duta Besar Inggris Moazzam Malik menarik beberapa kesimpulan dari pertemuan Komite Kerja RI UK, dengan uraian sebagai berikut:

1. Kedua Negara mengapresiasi seluruh upaya yang dilakukan setiap pihak yang telah berusaha maksimal dari tahun 2015.

2. Inggris akan menjajaki kerjasama dengan Indonesia dalam bidang Cyber University di Indonesia.

3. Untuk program THE dan TVET, selama ini telah berjalan dengan sangat baik, dan berpeluang untuk dikembangkan lebih lanjut.

4. Dalam hal program mobility students, saat ini telah banyak jumlah pelajar Indonesia di Inggris, akan tetapi kedepan Pemerintah Inggris juga berkeinginan untuk mengirimkan mahasiswa/i muda ke Indonesia, jadi penting untuk mengeksplorasi peluang-peluang seperti ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.