Kerja Sama UI dan Grab Melahirkan "Technopreneurship" Kampus

Kompas.com - 18/05/2019, 21:34 WIB
Penandatanganan kerja sama UI dan Grab dilakukan Rektor UI Prof. Muhammad Anis dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Ruang Apung UI, Kampus Depok (16/5/2019). Dok. UIPenandatanganan kerja sama UI dan Grab dilakukan Rektor UI Prof. Muhammad Anis dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Ruang Apung UI, Kampus Depok (16/5/2019).

KOMPAS.com - Universitas Indonesia ( UI) dan Grab melakukan kerjasama guna mendukung pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat di UI. Penandatanganan kerja sama dilakukan Rektor UI Prof. Muhammad Anis dan President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, di Ruang Apung UI, Kampus Depok (16/5/2019).

“Diharapkan, kolaborasi yang sarat dengan teknologi ini dapat menstimulasi semangat berinovasi dan berwirausaha bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan startup company berkelas demi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia ketingkat berikutnya,” ujar Prof. Anis seperti dilansir dari laman UI.

Pengembangan startup

Melalui kerja sama ini Grab melalui program "Grab Ventures Velocity" (GVV) akan menjadi mitra strategis program pengembangan startup binaan UI, khususnya yang bergerak di bidang teknologi, medis, dan sosial.

Baca juga: Startup Indonesia Peringkat Satu ASEAN

Sejumlah startup potensial hasil inkubasi sivitas akademika UI akan dibina melalui program bernama Program Akselerator “UI Works” dengan menggandeng Code Margonda sebagai partner penyelenggara.

Program ini diperuntukkan bagi sivitas akademika UI serta anak muda lainnya di luar UI yang memiliki usaha rintisan. Untuk dapat mengikuti Program Akselerator “UI Works”, usaha rintisan setidaknya harus sudah memiliki prototipe atau Beta version dari produknya.

3 tahap pengembangan

Program Akselerator “UI Works” nantinya terbagi menjadi 3 tahapan, yaitu Pra-Akselerator, Akselerator, dan Demo Day.

Pada Tahap Pra-Akselerator, calon peserta akan mengikuti serangkaian seleksi hingga pada akhirnya akan terpilih startup unggulan. Selanjutnya, Tahap Akselerator, peserta akan mengikuti program intensif kurang lebih 4 bulan mengembangkan startup masing-masing dengan fokus siap komersialisasi.

Pada tahap ini, pelaku usaha yang telah berhasil dalam usaha rintisan dan bisnis wirausaha akan diundang melatih peserta.

Puncak dari Program Akselerator ialah Tahap Demo Day. Pada tahap ini, para binaan akan dipertemukan dengan para investor yang siap membina dan mengembangkan bisnisnya.

Mendukung technopreneurship

 

Sebagai mitra strategis Program Akselerator “UI Works”, Grab Ventures Velocity (GVV) akan berpartisipasi dalam Tahap Akselerator sebagai mentor atau pembicara tamu. GVV juga akan mengevaluasi startup unggulan yang lolos Tahap Demo Day untuk mendapatkan kesempatan dibina lebih lanjut dalam program GVV.

Prof. Muhammad Anis mengungkapkan saat ini UI mendukung mahasiswa menciptakan startup. “Sehingga kelak lulusan UI dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” katanya.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyampaikan kerja sama dengan UI sejalan dengan komitmen Grab. “Kami mendukung penuh penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi, technopreneurship dan inovasi teknologi,” papar Ridzki.

Selain pembinaan startup, kerja sama UI dan Grab ini juga mencakup program Engineering Talent Future Leader, dimana mahasiswa UI jurusan teknik tingkat akhir dapat mengikuti seleksi dan berkesempatan magang di kantor Grab Indonesia atau Singapura. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X