Bermain Saat Liburan Bisa Tingkatkan Tumbuh Kembang Anak

Kompas.com - 26/05/2019, 05:44 WIB
Ilustrasi anak di arena bermain KURNIASIH BUDI/ KOMPAS.COMIlustrasi anak di arena bermain

JAKARTA, KOMPAS.com - Liburan bisa menjadi momentum yang tepat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Salah satu cara efektif untuk mendukung tumbuh kembang buah hati adalah dengan bermain.

Orangtua dapat menyediakan waktu khusus untuk bermain bersama anak, utamanya permainan dengan aktivitas fisik. Bukan tanpa sebab aktivitas fisik anak wajib menjadi perhatian orangtua di era digital saat ini.

Penelitian Children’s Hospital of Eastern Ontario Research Institute di Amerika Serikat yang dilansir Kompas.com (8/1/2019) menyatakan, anak yang bermain gawai lebih dari 2 jam sehari akan mengalami penurunan kemampuan kognitif.

Oleh karenanya, orangtua perlu membatasi waktu bermain gadget pada anak tidak lebih dari 2 jam per hari. Riset itu dilakukan dengan mengamati 4.500 anak-anak berusia 8 hingga 11 tahun. Para periset meneliti berapa banyak waktu yang biasa dihabiskan anak-anak tersebut untuk bermain gadget, tidur, serta beraktivitas fisik.

Baca juga: Main Gadget Lebih dari 2 Jam Turunkan Kemampuan Kognitif Anak

Bermain tak hanya menjadi kegiatan menyenangkan bagi anak-anak, melainkan juga sarana untuk belajar. Permainan sederhana seperti meluncur di papan seluncur kelihatannya sepele. Padahal, anak-anak bisa melatih keseimbangan dan percaya diri dengan bermain di papan seluncur.

Permainan lain yang dapat meningkatkan keterampilan motorik di antaranya melempar bola dan bermain di kolam bola (mandi bola). Lewat permainan itu, anak juga bisa belajar mengenal lingkungan sekitar dan melatih berpikir kritis.

Arena bermain dalam ruang

Sayangnya, anak-anak di kota besar seperti Jakarta sulit menemukan tempat bermain yang cukup memadai untuk mendukung tumbuh kembangnya. Keterbatasan lahan menjadi satu dari sekian penyebabnya.

Anak-anak membutuhkan tempat bermain yang aman dan nyaman untuk beraktivitas fisik. Salah satu tempat bermain yang dirancang khusus untuk mendukung anak Jakarta bergerak aktif adalah Play ‘N’ Learn yang berada di Lippo Mal Kemang.

“Melalui penelitian, observasi, dan uji coba yang cermat, kami telah menciptakan struktur, area, dan aktivitas di mana anak-anak dapat bermain dengan aman, dan pada saat yang sama dapat mengasah serta meningkatkan perkembangan keterampilan,” kata Caroline Leong, CCO TEEG Group, Sabtu (25/5/2019).

Arena bermain ini memiliki sejumlah kolam bola terbesar dari semua taman bermain indoor yang ada di Jakarta. Dengan luas 360 meter persegi, arena bermain anak ini mampu menampung sekira 500 anak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Edukasi
Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Edukasi
Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Edukasi
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Edukasi
Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Edukasi
Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Edukasi
Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Edukasi
Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Edukasi
Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Edukasi
Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Edukasi
Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Edukasi
Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Edukasi
Close Ads X