Peminat Lebih dari 3 Ribu Orang, Ini 5 Prodi Favorit Saintek Unpad

Kompas.com - 11/06/2019, 21:38 WIB
Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang.KOMPAS.com/RENI SUSANTI Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang.

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain program studi (prodi) bidang Sosial dan Hukum (Soshum), Universitas Padjadjaran ( Unpad) juga memiliki sejumlah prodi bidang Sains dan Teknologi ( Saintek) yang menarik banyak peminat.

Dalam laman resmi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2019, terdapat lima prodi Saintek dengan peminat lebih dari 3.000 orang pada SBMPTN tahun lalu.

Itulah yang membuat persaingan semakin ketat setiap tahun. Untuk mengetahui informasi lengkap, berikut ini rinciannya:  

1. Pendidikan Dokter

Tahun lalu, prodi ini tercatat menarik peminat 6.513 orang. Bahkan tahun 2016 peminatnya jauh lebih banyak yakni mencapai 8.625 orang, lalu pada 2017 turun menjadi 5.979 orang. Adapun daya tampung tersedia pada SBMPTN tahun ini sebanyak 125 kursi.

2. Psikologi

Prodi ini juga menjadi tujuan banyak calon mahasiswa. Pada SBMPTN 2018 peminatnya tercatat mencapai 4.602 orang. Dilihat dari dua tahun sebelumnya, sebanyak 3.068 orang mendaftar pada 2016, dan naik menjadi 3.475 orang tahun 2017.

Baca juga: Tertarik Soshum Unpad? Ini 5 Prodi Favorit dan Kuota di SBMPTN 2019

Untuk tahun ini daya tampung prodi ini terbuka untuk 80 calon mahasiswa untuk bisa menempuh pendidikan di sana.

3. Farmasi

Menjadi salah satu incaran favorit pada SBMPTN tahun lalu, prodi ini menarik 4.258 orang peminat. Angka itu meningkat dari 3.221 orang pada 2016, kemudian bertambah lagi menjadi 3.597 orang pada 2017.

Terkait kuota, Unpad menawarkan kesempatan untuk 80 orang pada SBMPTN 2019.

4. Teknik Informatika

Sebanyak 4.155 orang tercatat menjadi peminat prodi ini pada 2018. Terjadi peningkatan peminat dari dua tahun terakhir, yakni 3.328 orang pada 2016 dan 3.773 orang pada 2017.

Sementara daya tampung disodorkan tahun ini tersedia untuk 41 orang.

5. Pendidikan Dokter Gigi

Menurut data SBMPTN 2018, prodi ini menarik peminat 3.049 orang. Ada sedikit kenaikan dari 3.011 orang peminat pada 2017. Jumlah itu juga pertambahan dari 2.580 orang pada 2016. Mengenai kuota tersedia pada tahun ini sebanyak 70 kursi.



Terkini Lainnya

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan
Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Nasional

Close Ads X