Berminat Kuliah di Unhas? Cek Dulu Kuota dan Peminat di SBMPTN

Kompas.com - 13/06/2019, 19:10 WIB
Mahasiswa Universitas Tadulako Palu mendaftar untuk kuliah sementara di Universitas Hasanuddin Makasssar,  Jumat (19/10/2018).KOMPAS.com/Hendra Cipto Mahasiswa Universitas Tadulako Palu mendaftar untuk kuliah sementara di Universitas Hasanuddin Makasssar, Jumat (19/10/2018).

KOMPAS.com – Universitas Hasanuddin ( Unhas) di Makassar merupakan salah satu perguruan tinggi negeri favorit di wilayah Sulawesi. Bahkan menurut situs Webometrics, Unhas berada di urutan ke-14 kampus terbaik di Indonesia.

Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2019, Unhas menyediakan total 61 program studi (prodi) untuk kelompok Saintek (Sains dan Teknologi) serta Soshum (Sosial dan Humaniora).

Sebelum mendaftarkan diri ke kampus tersebut, sebaiknya ketahui terlebih dahulu mengenai jumlah daya tampung dan peminat. Berikut ini informasi lengkapnya:

Saintek

Prodi Agroteknologi menyediakan daya tampung paling banyak pada SBMPTN tahun ini, yaitu untuk 205 orang. Selanjutnya Peternakan 164 orang, Kehutanan 156 orang, Kesehatan Masyarakat 127 orang, Pendidikan Dokter 125 orang, dan Agribisnis 100 orang.

Baca juga: Pendaftaran SBMPTN 2019 Gratis, Ketua LTMPT: Perhatikan 6 Hal Ini

Di bawah jumlah itu, Prodi Ilmu Kelautan memberikan kuota bagi 89 orang, Farmasi 86 orang, Ilmu Keperawatan dan Teknik Mesin masing-masing 77 orang, serta Teknik Sipil 70 orang. Selebihnya, kapasitas bangku kuliah di prodi lain berjumlah di bawah 70 orang.

Namun, untuk jumlah peminat pada SBMPTN 2018, lima prodi tercatat paling banyak menarik calon mahasiswa yaitu Prodi Pendidikan Dokter sebanyak 5.335 orang peminat, Farmasi 3.712 orang, Kesehatan Masyarakat 3.374 orang, Teknik Informatika 3.270 orang, dan Teknik Sipil 3.176 orang.

Soshum

Dalam kelompok ini, prodi yang menawarkan kuota paling banyak pada SBMPTN 2019 adalah Ilmu Hukum, yakni untuk 206 orang. Kemudian diikuti Manajemen untuk 102 orang, Akuntansi 101 orang, Ilmu Ekonomi 100 orang, dan Sastra Inggris 79 orang.

Berikutnya, bangku kuliah di Prodi Ilmu Hubungan Internasional tersedia untuk 61 orang, Hukum Administrasi Negara 54 orang, dan Ilmu Administrasi Negara 51 orang. Sedangkan kapasitas di prodi lainnya berjumlah di bawah 50 orang.

Bicara mengenai peminatnya pada SBMPTN 2018, Ilmu Hukum menempati posisi teratas dengan membukukan 4.682 orang peminat, lalu Manajemen 4.375 orang, Akuntansi 2.981 orang, Ilmu Hubungan Internasional 1.967 orang, dan Ilmu Administrasi Negara 1.874 orang.

Prodi lain juga banyak diminati calon mahasiswa yaitu Ilmu Komunikasi 1.871 orang, Sastra Inggris 1.727 orang, Ilmu Ekonomi 1.490 orang, Ilmu Pemerintahan 1.348 orang, Hukum Administrasi Negara 1.132 orang, dan Ilmu Politik 1.038 orang.



Terkini Lainnya

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Titik Terang Penyebab Korban Tewas Saat Kerusuhan 21-22 Mei...

Nasional
Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Ini Identitas 3 Jenazah Penumpang KM Nusa Kenari 02 yang Baru Ditemukan

Regional
Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Keluarga Korban Kerusuhan 21-22 Mei Mohon Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Penembakan di Perayaan Juara Klub NBA Toronto Raptors, 2 Orang Terluka

Internasional
Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Bukti Pamungkas Prabowo-Sandi, Akankah Mengubah Hasil Pemilu?

Nasional
Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional

Close Ads X