Mengenal D'BOS, Aplikasi Pemantau Perilaku Pengemudi yang Dibuat Mahasiswa UGM

Kompas.com - 27/06/2019, 15:53 WIB
Tampilan aplikasi DBOS yang dikembangkan mahasiswa UGM Yogyakarta. Dok. Adrian JoseTampilan aplikasi DBOS yang dikembangkan mahasiswa UGM Yogyakarta.
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada ( UGM) Yogyakarta mengembangkan sebuah aplikasi yang dapat mengevaluasi perilaku pengemudi di jalan raya bernama D'BOS.

Ketiga mahasiswa itu adalah Adrian Rose Jayanto (program studi Teknik Elektro angkatan 2016), Wisnu Kurniawan (program studi Teknologi Informasi angkatan 2016), dan Virginia Putri Mori (program Teknologi Informasi angkatan 2018).

Adrian Rose mengatakan, aplikasi ini akan menunjukkan indeks nilai perilaku pengemudi, seperti mengemudi dengan akselerasi agresif, zig-zag, dan batas kecepatan berkendara.

Mahasiswa Fakultas Teknik ini menceritakan, aplikasi D'BOS memanfaatkan sensor yang tertanam pada smartphone yaitu GPS dan akselerometer.

"Aplikasinya sendiri terhubung dengan sebuah dashboard agar seorang admin dapat memonitor perilaku pengemudi secara realtime serta memberikan input ke pengemudi tertentu dengan sebuah alert (peringatan)," kata Adrian saat diwawancara Kompas.com, Kamis (27/6/2019) siang.

Baca juga: Lika-liku Perjalanan Anak Penjahit Diterima di UGM dan Sosok Ibu yang Memotivasi

Peringatan yang akan dikirimkan ke aplikasi pengguna berbentuk sebuah pesan dan background layar berubah menjadi warna merah.

Tampilan dashboard aplikasi DBOS yang dikembangkan mahasiswa UGM.Dok. Adrian Jose Tampilan dashboard aplikasi DBOS yang dikembangkan mahasiswa UGM.

Adrian memaparkan, dashboard mempunyai fungsi pemantauan danmemuat berbagai informasi data pengguna (kecepatan, percepatan, zig-zag, profil lengkap, dan lainnya).

"Dashboard-nya nanti akan di-deploy ke sebuah server. Jadi nanti ada di sebuah domain (website) sendiri terpisah dari aplikasi," ujar dia.

Menurut Adrian, hingga saat ini dashboard masih bersifat tertutup, sebab hanya timnya yang dapat mengakses. Karena itu, sistem login belum diterapkan.

"Ke depannya bila diperlukan, kami dapat membuat fitur login. Jadi hanya orang tertentu yang dapat mengakses dashboard ini," tutur dia.

 

Aplikasi yang dikembangkan ini turut mendukung penggunaan bahan bakar yang efisien melalui fitur perhitungan eco-driving.

Baca juga: Kembangkan Teknologi Perikanan Berbasis IoT, 5 Mahasiswa UGM Harumkan Nama Indonesia

Lolos PKM

Dibawah bimbingan dosen Fakultas Teknik Eka Firmansyah berhasil mendapatkan pembiayaan dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dikti) melalui jalur Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)-Karsa Cipta.

Adrian menambahkan, timnya belum melakukan kerja sama dengan perusahaan tertentu terkait pengembangan aplikasi ini.

Aplikasi ini masih dalam tahap penyempurnaan, sehingga belum dapat diunduh dan digunakan oleh masyarakat umum.

"Belum didiskusikan untuk hal itu (dapat diunduh mulai kapan) karena kami masih fokus ke PKM dulu," ujar Adrian.

Adrian berharap, ke depan aplikasi ini dapat dikembangkan di smartphone berbasis iOS.

Mahasiswa UGM yang mengembangkan aplikasi DBOS.Dok. Adrian Jose Mahasiswa UGM yang mengembangkan aplikasi DBOS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Kemendikbud Buka Lowongan Magang Mahasiswa, Ini Posisi dan Syarat

Edu
[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

[POPULER EDUKASI] Cara Daftar dan Syarat Peroleh Kuota Gratis Kemendikbud | Indofood Banyak Buka Lowongan Lulusan SMA, D3, dan S1 | Pahami Syarat Peroleh Kuota Belajar yang Cair di Maret 2021

Edu
Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Jumlah Anggaran Turun, Subsidi Kuota Gratis Kemendikbud Menipis

Edu
4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang 'Engineering-Technology' QS WUR 2021

4 Kampus Terbaik Indonesia Bidang "Engineering-Technology" QS WUR 2021

Edu
Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Pola Pikir Mahasiswa Indonesia, Growth Mindset atau Fixed Mindset?

Edu
Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Satu Tahun Pandemi, Sekolah Bukan Satu-satunya Tempat Belajar

Edu
I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

I3L School of Business Raih Tim Terbaik dan Dosen Terbaik Ajang X-Culture Internasional

Edu
Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Seleksi Guru ASN PPPK 2021, Materi dan Latihan Soal di ayogurubelajar.kemdikbud.go.id

Edu
Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Unej Beli Dua Alat GeNose untuk Screening Covid-19 di Kampus

Edukasi
Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Novel Serangkai, Beri Ruang Untuk Rasa Kehilangan

Edu
30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

30 PTN Paling Banyak Diincar di SNMPTN 2021, Ada Pilihanmu?

Edu
'Overheard Jakarta', Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

"Overheard Jakarta", Sekelumit Kisah dari Warga Ibu Kota Jakarta

Edukasi
Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Panduan Belajar dari Rumah di TVRI SD Kelas 1-6, Kamis 4 Maret 2021

Edukasi
Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Tanpa Tes Tertulis, Universitas Pertamina Buka Seleksi Nilai Rapor

Edu
Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Ini Persiapan dan Tahapan Program Guru Belajar dan Berbagi Kemendikbud

Edu
Close Ads X