Viral, Video Rektor dan Guru Besar UNY Nyanyi Hip Hop Saat Acara Wisuda, Ini Ceritanya

Kompas.com - 02/07/2019, 06:52 WIB
Aksi Rektor, pimpinan, dan Guru Besa Universitas Negeri Yogyakarta saat bawakan lagu hip hop berjudul Jogja Istimewa, Sabtu (29/6/2019). YouTube UNY OfficialAksi Rektor, pimpinan, dan Guru Besa Universitas Negeri Yogyakarta saat bawakan lagu hip hop berjudul Jogja Istimewa, Sabtu (29/6/2019).

KOMPAS.com – Sejumlah Guru Besar, Wakil Rektor, hingga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turun dari kursinya dan ikut bernyanyi hip hop bersama Marzuki “Kill The DJ” Mohamad, Sabtu (29/6/2019), saat acara wisuda.

Penampilan ini membuat upacara wisuda yang digelar di GOR UNY, Jalan Colombo, Yogyakarta, berlangsung dalam suasana yang berbeda, jauh lebih cair dan hangat.

Video momen keseruan ini dibagi oleh penyanyi hip hop asal Jogja itu melalui akun Twitter-nya @killthedj dalam sebuah video yang viral dan dibagikan pengguna lainnya.

Hingga Selasa (2/7/2019) pagi, unggahan ini sudah dibagikan hingga 654 kali dan disukai 1.713 akun.

Sebagian besar komentar netizen bernada positif dan mendukung adanya unsur kebaruan pada acara wisuda dengan penampilan musik hip hop ini.

Salah satu komentar ditulis oleh akun @santy_soe.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini kok acara wisudanya keren amat ada yang nge-rap segala? Aku jadi pengin ikut wisuda,” tulisnya.

Baca juga: Tiket Konser Dies Natalis UNY Dibayar IPK Ludes dalam Waktu 5 Jam, Didominasi Mahasiwa IPK di Atas 3,25

Mencairkan suasana

Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd, saat dikonfirmasi pada Senin (1/7/2019) petang, mengatakan, ide menghadirkan penyanyi hip hop pada acara wisuda merupakan idenya.

Ia ingin mendinginkan suasana setelah situasi politik pasca-pemilu yang baru berakhir.

“Murni ide saya, masih dalam rangka menjunjung persatuan pasca  pemilu, khususnya Pilpres. Saya ikut nyanyi karena untuk mencairkan suasana,” kata Sutrisna.

Sutrisna ikut menyanyikan 2 lagu berjudul  “Sedulur” dan “Jogja Istimewa” milik Marzuki.

Sutrisna menilai, dua lagu yang dibawakan pada acara tersebut memiliki makna tersendiri bagi para wisudawan yang merupakan generasi muda.

“Lagu ‘Sedulur’ yang mengandung pesan persatuan. Seluruh hadirin saya ajak nyanyi. Alhamdulillah mendapat sambutan yang luar biasa dari wisudawan dan orangtua,” ujar dia.

“Lagu yang kedua, ‘Jogja Istimewa’, saya ajak para wisudawan lulusan UNY Jogja harus berpikir dan berwawasan Indonesia untuk memupuk nasionalisme. Lulusan Jogja untuk Indonesia,” sambung Sutrisna.

Ia juga mengajak para guru besar yang turut mewisuda 1.500-an wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan itu untuk ikut bernyanyi meski dengan berbekal teks berisi lirik dari lagu yang dibawakan.

“Para Guru Besar saya ajak turun untuk menyanyi bersama. Prof. Suyanto Guru Besar FE, Prof. Zamzani Guru Besan FBS, dan semua pimpinan Wakil Rektor, Dekan, dan Ketua Lembaga,” jelas dia.

Menurut dia, cara ini bisa membawa suasana yang berbeda dan tidak monoton dalam acara seremoni wisuda yang biasanya berjalan sangat formal.

“Ya di samping suasana mencairkan pasca-pemilu dan pilpres, wisuda selama ini terlalu kaku dan jenuh, karena itu perlu terbiasa untuk mencairkan suasana,” ujar Sutrisna.

Baca juga: Rektor UNY Realisasikan Konser Dies Natalis Bayar Tiket dengan IPK

Sutrisna mengaku, banyak respons positif yang diterimanya secara pribadi dan untuk nama baik kampus. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X