KILAS

Anggota DPR Ini Minta Kualitas Guru di Seluruh Indonesia Merata

Kompas.com - 02/07/2019, 19:48 WIB
Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci bersama para muridnya di Manokwari Selatan, Papua Barat. Sahril merupakan GGD angkatan pertama yang ditugaskan ke Papua Barat.Dok. Sahril Anci Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci bersama para muridnya di Manokwari Selatan, Papua Barat. Sahril merupakan GGD angkatan pertama yang ditugaskan ke Papua Barat.


KOMPAS.com - Anggota Komisi Pendidikan DPR RI, Noor Achmad, menyatakan pemerintah mesti memprioritaskan pemerataan kualitas guru di seluruh daerah.

Menurut dia, pemerataan mutu guru merupakan langkah awal yang tepat untuk meningkatkan kualitas sekolah di seluruh Indonesia.

Apalagi, selama tiga tahun terakhir, kebijakan pemerintah soal zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) masih menjadi polemik.

Baca juga: Banyak Keluhan soal PPDB Sistem Zonasi, Ini Pembelaan Mendikbud

Selama ini, pemerintah pusat berkomitmen meningkatkan distribusi guru yang merata.

Komitmen tersebut, ia melanjutkan, perlu diimbangi dengan pola aktivitas distribusi kualitas guru di daerah.

Oleh karena itu, DPR RI akan meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) mengkaji lebih detail pola distribusi guru yang dijalankan selama ini.

“Nanti kami akan bicarakan secara serius, yakni terkait sarana dan prasarana. Artinya pemerintah pusat memiliki perhatian untuk meningkatkan kualitas, sarana dan prasarana pendidikan," ujar Noor Achmad dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/7/2019).

Mendikbud Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Guru Garis Depan (GGD) di kantor Kemendikbud, Selasa (12/9/2017) Mendikbud Muhadjir Effendy melepas secara simbolis Guru Garis Depan (GGD) di kantor Kemendikbud, Selasa (12/9/2017)

Ia menjelaskan, distribusi kualitas guru merupakan salah satu syarat agar sistem zonasi PPDB yang diterapkan dapat berjalan sukses.

Politisi Partai Golkar itu pun menyoroti adanya sekolah-sekolah yang kekurangan calon siswa. Sementara itu, ada sekolah yang membludak jumlah pendaftarnya.

“Hal ini terjadi karena sistem zonasi tidak diimbangi dengan distribusi kualitas sekolah yang baik,” ujar dia.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X