Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Jokowi Angkat 4 Isu Besar

Kompas.com - 15/07/2019, 16:08 WIB
Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan pidato Visi Indonesia di Sentul, Bogor, Minggu (14/7/2019). YOUTUBE KOMPAS TVPresiden terpilih Joko Widodo menyampaikan pidato Visi Indonesia di Sentul, Bogor, Minggu (14/7/2019).

KOMPAS.com – Presiden terpilih pada Pilpres 2019, Joko Widodo ( Jokowi) menyampaikan pidato pertamanya di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Minggu (14/7/2019) malam.

Jokowi mengatakan beberapa tahapan besar yang akan dia lakukan bersama wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin membuat Indonesia lebih produktif, memiliki daya saing, dan fleksibilitas tinggi dalam menghadapi perubahan di dunia.

1. Pendidikan vokasi

Salah satu hal yang disampaikannya mengenai pembangunan sumber daya manusia (SDM), antara lain melakukan peningkatan kualitas pendidikan dengan mementingkan pelatihan dan sekolah vokasi.

“Kualitas pendidikannya juga akan terus kita tingkatkan. Bisa dipastikan pentingnya vocational training, pentingnya vocational school,” ujar Jokowi dalam pidatonya, Minggu (14/7/2019) di SICC Bogor.

Baca juga: Pidato Jokowi Benar, Pembangunan SDM Dimulai dari Kesehatan Ibu Hamil

2. Manajemen Talenta

Dia pun menuturkan akan membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia. Melalui lembaga itu, pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi, serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia.

Selain itu, dukungan juga akan diberikan kepada diaspora yang memiliki bakat yang besar untuk memberikan sumbangan demi percepatan pembangunan Indonesia.

Diaspora yang bertalenta tinggi harus kita berikan dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia. Kita akan menyiapkan lembaga khusus yang mengurus manajemen talenta ini. Kita akan mengelola talenta-talenta hebat yang bisa membawa negara ini bersaing secara global,” imbuh Jokowi.

4. Kesehatan ibu hamil dan balita

Sebelumnya, dia juga mengungkapkan bahwa pembangunan SDM merupakan kunci Indonesia di masa mendatang. Pembangunan SDM bisa dimulai dengan menjamin kesehatan ibu hamil, bayi, balita, dan anak usia sekolah.

“Ini merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia unggul ke depan. Itu harus dijaga betul. Jangan sampai ada stunting, kematian ibu, atau kematian bayi meningkat. Tugas besar kita di situ!,” tegasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X