Lulusan Poltek Batam Siap Kerja di Maskapai Indonesia & Asia Tenggara

Kompas.com - 18/07/2019, 22:26 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meninjau dan meresmikan Hanggar Pesawat Kokok Haksono Djatmiko milik Politeknik Negeri Batam pada Kamis (18/7/19).DOK. KEMENRISTEKDIKTI Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meninjau dan meresmikan Hanggar Pesawat Kokok Haksono Djatmiko milik Politeknik Negeri Batam pada Kamis (18/7/19).

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meninjau dan meresmikan Hanggar Pesawat Kokok Haksono Djatmiko milik Politeknik Negeri Batam pada Kamis (18/7/19).

Tempat menyimpan dan memperbaiki pesawat ini akan digunakan mahasiswa untuk memperbaiki pesawat sesuai dengan praktik perawatan pesawat pada bandara komersial.

Hanggar ini melengkapi fasilitas Polibatam yang sebelumnya memiliki teaching factory di bidang micro chip sesuai dengan industri yang berkembang di Batam, yaitu micro chip dan aircraft maintenance atau perawatan pesawat terbang.

Polibatam ditargetkan dapat menjadi politeknik terbaik di dua bidang tersebut di tataran regional Asia Tenggara.

"Alhamdulillah, Politeknik Negeri Batam saya lihat dari fasilitas sudah layak untuk maju ke tingkat yang lebih tinggi lagi, yaitu ke tingkat regional. Fasilitas yang tersedia dulu teaching factory di bidang micro chip sudah ada. Sekarang aircraft maintenance," ujar Menristekdikti seperti dilansir dari rilis resmi Kemenristekdikti. 

Lulusan profesional

Hanggar Polibatam diberi nama Hanggar Kokok Haksono Djatmiko untuk mengenang Almarhum Ketua Satuan Pelaksana Pusat Pendirian dan Pengembangan Politeknik Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang mengusulkan pendirian hanggar tersebut.

Baca juga: Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Jangan Jadikan Pilihan Kedua

 

Dengan hanggar ini, Menristekdikti menantang Polibatam mendidik dan melatih lulusannya agar dapat bekerja secara profesional di semua maskapai besar di Indonesia.

"Kalau mencari sumber daya manusia yang terkait aircraft maintenance, carilah di Politeknik Negeri Batam. Apakah itu Garuda, Lion, Citilink, Sriwijaya, maupun yang lainnya, kita bisa supply," harap Menteri Nasir.

Selain berharap lulusan Polibatam dapat bekerja di maskapai komersial dalam negeri, Menteri Nasir juga berharap Polibatam dapat memberikan sertifikat kompetensi terstandar internasional, agar lulusannya dapat bekerja di seluruh negara Asia Tenggara.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X