Kompas.com - 20/07/2019, 14:55 WIB
Beasiswa Unggulan Kemendikbud DOK. KEMENDIKBUDBeasiswa Unggulan Kemendikbud

Beasiswa jenjang S2

Mahasiswa baru

  1. Maksimal 32 tahun.
  2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B.
  3. IPK S1 minimal 3,00 pada skala 4,00, baik mahasiswa baru maupun on-going.
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5.
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal 3 (tiga) tahun terakhir.
  6. Peraih juara peringkat 5 besar.

Mahasiswa on-going

  1. Maksimal 32 tahun.
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah.
  3. IPK S1 minimal 3,00 pada skala 4,00, baik mahasiswa baru maupun on-going.
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5,5.
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal tiga tahun terakhir.
  6. Peraih juara peringkat 5 besar.

Beasiswa jenjang S3

Mahasiswa baru

  1. Maksimal 37 tahun.
  2. Memiliki surat keterangan lulus di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B.
  3. IPK S2 minimal 3,00 pada skala 4,00, baik mahasiswa baru maupun on-going.
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5,5.
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal tiga tahun terakhir.
  6. Peraih juara peringkat 5 besar.

Mahasiswa on-going

  1. Maksimal 37 tahun.
  2. Terdaftar di perguruan tinggi yang terakreditasi minimal B, maksimal semester 2 pada saat mendaftar yang dibuktikan dengan surat tanda aktif kuliah.
  3. IPK S2 minimal 3,00 pada skala 4,00, baik mahasiswa baru maupun on-going.
  4. Skor TOEFL ITP minimal 500/IBT 61, atau skor IELTS minimal 5.5
  5. Memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, sertifikat berlaku maksimal tiga tahun terakhir.
  6. Peraih juara peringkat 5 besar.

Kelengkapan berkas beasiswa:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Kartu Tanda Mahasiswa (khusus on-going).
  3. LoA Unconditional (untuk on-going ganti dengan surat tanda aktif kuliah).
  4. Kartu Hasil Studi (KHS) terakhir (khusus on-going).
  5. ljazah dan transkrip nilai terakhir.
  6. Sertifikat TOEFL/IELTS (TOEFL/IELTS untuk S1 tidak diwajibkan).
  7. Proposal rencana studi (rencana perkuliahan dan SKS per semester yang akan ditempuh hingga selesai studi, topik apa yang akan ditulis dalam skripsi/tesis/disertasi, deskripsikan aktivitas di luar perkuliahan yang akan dilakukan selama studi dan bagaimana implementasi hasil studi di masyarakat).
  8. Surat rekomendasi dari civitas akademik atau institusi terkait.
  9. Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
  10. Sertifikat prestasi minimal tingkat kabupaten.
  11. Esai menggunakan Bahasa Indonesia dengan judul: "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia" ditulis sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 lines.

Untuk calon peserta yang berminat mengikuti Beasiswa Unggulan 3T ini serta ingin mengetahui daftar provinsi dan kabupaten yang masuk daerah 3T itu, informasi lengkapnya ada di https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X