Potensi Tabungan Mahasiswa Disebut Capai Rp 8 Triliiun

Kompas.com - 31/07/2019, 09:53 WIB
Penguatan literasi keuangan mahasiswa dalam acara  Aksimuda 2019 di Auditorium BPPT di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

DOK. KEMENRISTEKDIKTIPenguatan literasi keuangan mahasiswa dalam acara Aksimuda 2019 di Auditorium BPPT di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

 

KOMPAS.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyebutkan potensi tabungan mahasiswa bisa mencapai 8 triliun rupiah untuk memberi kontribusi perekonomian Indonesia.

Mahasiswa sangat potensial berkontribusi membantu perekonomian Indonesia. Oleh karena itu kami mengajak mahasiswa untuk aktif menabung, berapapun jumlahnya. Jika setiap mahasiswa menabung paling tidak Rp. 1-2 juta tiap bulannya, maka ada sekitar 8 triliun dana di perbankan,” jelasnya ketika memberikan sambutan pada acara Aksimuda 2019 di Auditorium BPPT di Jakarta, Selasa (30/7).

Selain untuk mendukung pencapaian target indeks literasi dan inklusi keuangan sesuai Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), kegiatan Aksimuda juga dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Indonesia Menabung yang jatuh pada 20 Agustus mendatang.

Potensi 8 juta mahasiswa

Dalam kesempatan tersbut, Menristekdikti Mohamad Nasir mengapresiasi upaya Otoritas Jasa Keungan ( OJK) meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan kaum muda.

Baca juga: BRIncubator Optimalkan Literasi Keuangan UMKM dan Keluarga Migran

Upaya ini diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi dan program melek keuangan di masyarakat. Menristekdikti juga menyebutkan peningkatan akses masyarakat akan jasa keuangan memiliki pengaruh signifikan dalam usaha pengentasan kemiskinan.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa di era globalisasi ini, baik peningkatan literasi keuangan, kesadaran menabung, dan akses terhadap jasa keuangan formal sangatlah diperlukan agar dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dalam kegiatan ekonomi (termasuk bagi mahasiswa/lulusan perguruan tinggi).

Oleh karena itu Menristekdikti mengajak mahasiswa untuk lebih aktif menabung di bank, mengingat jumlah mahasiswa yang mencapai delapan juta memiliki potensi besar sebagai penggerak perekonomian Indonesia baik dari segi jumlah populasi, karakter, dan tingkat literasi, serta inklusi keuangan.

Awal capai nominal 12,4 miliar

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan OJK bersama Industri Jasa Keuangan berupaya agar target inklusi keuangan dapat tercapai, antara lain melalui peningkatan tabungan dan investasi.

Salah satunya dilakukan melalui program dan produk yang menyasar segmen pemuda, yaitu program Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda) yang per 30 Juni 2019 telah dibuka 11.052 rekening dengan nominal sebesar Rp 12,4 miliar.

Selain untuk mendukung pencapaian target indeks literasi dan inklusi keuangan sesuai Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), kegiatan Aksimuda juga dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Indonesia Menabung yang jatuh pada 20 Agustus mendatang.

"Kegiatan AKSiMUDA diharapkan memberikan manfaat positif, khususnya dalam perluasan akses keuangan bagi kelompok mahasiswa dan pemuda di seluruh Indonesia, serta mendukung pencapaian target tingkat inklusi keuangan sebesar 75 persen pada akhir 2019 sebagaimana tercantum dalam SNKI," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Edukasi
Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Edukasi
CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

Edukasi
Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Edukasi
Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Edukasi
Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

BrandzView
Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Edukasi
Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Edukasi
Ini Dia Para Jawara 'IdeaNation 2019', dari Kampus Mana Saja?

Ini Dia Para Jawara "IdeaNation 2019", dari Kampus Mana Saja?

Edukasi
Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

BrandzView
Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Edukasi
Upaya Menyandingkan 'Habibie Award' Jadi Sekelas 'Nobel'

Upaya Menyandingkan "Habibie Award" Jadi Sekelas "Nobel"

Edukasi
Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Edukasi
Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima 'Habibie Award 2019'

Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima "Habibie Award 2019"

Edukasi
Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional 'John Maddox Prize 2019'

Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional "John Maddox Prize 2019"

Edukasi
Close Ads X