Lippo Malls Beri 1.000 Beasiswa Anak Daerah Terpencil

Kompas.com - 06/08/2019, 17:42 WIB
Penyerahan beasiswa Lippo Malls Indonesia secara simbolis di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAPenyerahan beasiswa Lippo Malls Indonesia secara simbolis di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

“Alasan kami di daerah-daerah itu karena mereka belum mendapat pendidikan yang berkualitas baik. Misalnya di NTT, kami punya sekolah di Rote yang jadi daerah miskin di Indonesia,” ucap Stephanie.

Ia pun menghargai peran dan usaha pemerintah dalam menangani pendidikan di daerah terpencil, tetapi hal itu dirasa masih kurang. Sebab, anak-anak sekolah di sana sebenarnya memiliki potensi dan semangat belajar yang besar, tetapi kurang dengan sarana dan prasarana.

Akses pendidikan berkualitas

Pendidikan yang baik itu tidak murah dan perlu biaya. Peran kami menyalurkan ketersediaan akses pendidikan berkualitas baik, tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga di daerah terpencil,” tutur Stephanie.

YPPH sendiri mengelola sejumlah lembaga pendidikan, yaitu Sekolah Pelita Harapan (SPH), Sekolah Dian Harapan (SDH), Sekolah Lentera Harapan (SLH), UPH College, dan Hope Academy, mulai jenjang pra-taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Berbagai sekolah tersebut melayani lebih dari 24.000 siswa berumur 1 sampai 18 tahun, dan akan terus bertambah sesuai cita-cita dari para pendiri YPPH yaitu untuk membangun 10 Sekolah Pelita Harapan, 100 SDH Sekolah Dian Harapan, dan 1.000 Sekolah Lentera Harapan yang bisa melayani berbagai lapisan masyarakat di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X