FMIPA UI Gelar Pekan Kemandirian bagi Anak-Anak Autis

Kompas.com - 09/08/2019, 16:55 WIB
FMIPA UI mengadakan Pekan Kemandirian Autiscare di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bagus, Kebagusan, Pasar Minggu, pada Selasa (30/7/2019). DOK. UIFMIPA UI mengadakan Pekan Kemandirian Autiscare di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bagus, Kebagusan, Pasar Minggu, pada Selasa (30/7/2019).

KOMPAS.com - Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mengadakan "Pekan Kemandirian Autiscare" di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bagus, Kebagusan, Pasar Minggu, pada Selasa (30/7/2019).

Salah satu kegiatan yang digelar yakni "Pelatihan Keterampilan Karya Seni" bagi anak-anak berkebutuhan khusus, seperti Autis, bertujuan agar dapat meningkatkan keterampilan yang berdaya jual.

Kegiatan ini diinisiasi beberapa dosen FMIPA UI yaitu; Ratna Yuniati, Retno Lestari, Astari Dwiranti, Fadhillah, Sitaresmi serta sejumlah mahasiswa FMIPA UI.

Tidak hanya FMIPA, kegiatan juga mendapat dukungan dosen Keperawatan FIK (Fakultas Ilmu Keperawatan) UI Tuti Nuraini, sejumlah mahasiswa FIK UI serta Yayasan Pandu Cendekia, UKM Pramuka UI, dan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI.

Pelatihan kerajinan

Salah satu dosen pelaku Pengmas, Retno Lestari menuturkan, “Kami merangkul para anak binaan untuk diberi pelatihan kerajinan tangan dengan memanfaatkan kertas-kertas bekas dari koran dan lainnya."

Baca juga: ITB Gelar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Citarum Expo

Retno Lestari juga menceritakan, "Sebelumya, pada tahun 2018 kami telah melakukan hal serupa yaitu mengajak anak-anak berkubutuhan khusus ini untuk ikut dalam kegiatan camping bersama di alam terbuka agar dapat menumbuhkan sikap keberanian, melatih kepercayaan diri, dan kemandirian.”

Ada 2 yayasan yang secara khusus membina anak-anak berkebutuhan khusus dan menjadi patner kegiatan ini yakni Yayasan Terapi Putra Fitri serta Yayasan Rumah Autis.

Kegiatan diikuti 21 peserta dengan kisaran usia 11 – 27 tahun dan dimulai dengan pembukaan dan games kecil-kecilan dengan peserta untuk meningkatkan antusias peserta mengikuti kegiatan hingga akhir.

Jadi Kakak Pendamping

Pekan Kemandirian Autiscare UIDOK. UI Pekan Kemandirian Autiscare UI

Pelatihan dimulai dengan pembagian peserta ke dalam kelompok kecil yang terdiri atas 2 orang anak, 1 pendamping dari yayasan serta 1 orang mahasiswa.

Tim Pengmas juga menerjunkan langsung para mahasiswa UI menjadi Kakak Pendamping yang mengajarkan cara membuat kerajinan tangan dari kertas untuk membentuk vas bunga maupun bingkai.

Sedangkan, para pendamping dari Yayasan bertugas membimbing anak agar tetap fokus.

“Seru sekali kak, bisa mewarnai”, ujar Shaisar (11), salah satu peserta dari Yayasan Terapi Putra Fitri. Terlihat pula antusias dari peserta lain yang semangat membuat kerajinan tangan serta melukisnya dengan berbagai warna.

Diharapkan Pelatihan keterampilan ini dapat membantu meningkatkan kemandirian anak-anak berkebutuhan khusus sehingga mereka mampu membuat produk-produk bernilai ekonomis yang dapat dijual sebagai salah satu sumber penghasilan bagi mereka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Tertarik Jadi Dosen? CPNS 2019 Kemendikbud Buka 1.891 Formasi

Edukasi
Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Angkie Yudistia, Staf Khusus Jokowi, Kisah Titik Bangkit di Kampus dan Perjuangan yang Belum Selesai

Edukasi
'Link and Match' Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

"Link and Match" Pendidikan-Industri Butuh Perencanaan dan Penyesuaian Kurikulum

Edukasi
Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Krisis Dunia Pendidikan, Satu Pesan dari Bank Dunia...

Edukasi
Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

Pasar Digital Kian Menjanjikan, Binus Malang Kini Fokus Ciptakan Entreprenuer Berbasis Digital

BrandzView
LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

LP3I: Kompetensi dan Adaptasi Jadi Kunci Penguatan Pendidikan Vokasi

Edukasi
'We The Teacher': Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

"We The Teacher": Infrastruktur dan Materi Pembelajaran Masih Jadi Kendala di Daerah 3T

Edukasi
Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Kompasianival 2019: Ngomongin Podcast hingga Peluang Join KG Media

Edukasi
Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Daftar Lengkap 100 Universitas Terbaik Kinerja Penelitian, Berapa Peringkat Kampusmu?

Edukasi
5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

5 Modul Latihan TKD CPNS 2019 Paling Banyak Dicari

Edukasi
Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Sepertiga Anak Usia 10 Tahun Indonesia Tak Mampu Baca dan Pahami Cerita Sederhana

Edukasi
Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Menristek: Jumlah Pengelolaan Dana Riset Ditentukan Penilaian Kinerja

Edukasi
47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

47 Universitas Terbaik Bidang Penelitian Versi Kemenristek

Edukasi
Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Berdayakan Guru, Zenius dan We The Teachers Distribusikan Materi Belajar Digital Gratis

Edukasi
Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Benarkah Peran Guru Tidak Akan Terganti pada Era Revolusi Industri 4.0?

Edukasi
Close Ads X