Kompas.com - 12/08/2019, 09:10 WIB
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain pertimbangan biaya dan waktu, ada hal lain yang ternyata membuat banyak orang semakin teguh untuk mengambil studi program bisnis atau Master of Business Administration (MBA).

Tak cuma jejaring luas yang akan mereka dapatkan. Studi pascasarjana untuk meraih gelar MBA juga mendorong percepatan jenjang karir dan dampak positif di perusahaan, lingkungan, serta masyarakat luas.

Association of MBAs (AMBA) yang baru saja melakukan survei karir terhadap lulusan MBA di Amerika Serikat membuktikan, bahwa 7 dari 10 lulusan MBA menyatakan bahwa mereka lebih percaya diri untuk berhadapan dengan partner bisnis mereka.

Survei itu juga memaparkan, dua pertiga lulusan MBA merasa bahwa mereka lebih siap untuk bekerja di lingkungan yang amat kompetitif, dan merasa lebih baik dalam menemukan solusi bagi setiap masalah manajerial.

"Banyak hal yang diberikan program MBA untuk mempersiapkan mahasiswanya menghadapi persaingan bisnis yang makin kompetitif. Bukan cuma teknik bisnis dan manajerial, tapi juga prediksi tren yang akan terjadi di masa mendatang yang akan diajakarkan para tim akademik," ujar Koordinator Promosi Pendidikan Nuffic Neso Indonesia, Inty Dienasari, dalam rangka persiapan Jakarta MBA & Business Master’s Conference 2019 di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Tak heran, para CEO dan petinggi perusahaan dunia diundang menjadi dosen tamu untuk membagikan pengalaman mereka. Belum lagi tantangan kerja tim di setiap mata kuliahnya yang melatih skil interkultural untuk berinteraksi dengan sesama mahasiswa dari seluruh dunia.

Untuk itulah, menurut Inty, memilih program MBA yang tepat menjadi tantangan utama para calon mahasiswa. Banyak MBA menawarkan program berkualitas dan berstandar internasional, tapi tak semua sekolah memiliki program yang sesuai dengan minat dan tujuan mahasiswa. 

"Ada program MBA yang mengkhususkan untuk merekrut profesional dengan pengalaman minimal 3-5 tahun. Ada juga yang khusus merekrut pebisnis dan berfokus pada social entrepreneurship dan lain-lainnya," tambah Inty.

Ada beberapa cara untuk mencari tahu program MBA, misalnya dengan mencari informasi di website universitasnya langsung atau dengan mengontak langsung admission officer dari perguruan tinggi yang menjadi pilihan Anda.

Namun, banyaknya pertanyaan di kepala Anda mengenai program MBA di Universitas tersebut mungkin akan lebih mudah jika disampaikan langsung secara lisan kepada perwakilan universitas yang hadir di tempat Anda.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.