Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Diikuti 90 PTN, Simak Daftar Lengkapnya

Kompas.com - 12/08/2019, 16:12 WIB
KJMU DOK. KJP PLUSKJMU

KOMPAS.com – Program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan. Saat ini sudah memasuki tahap kedua tahun 2019.

Sebelumnya, sebanyak 5.061 orang telah memiliki KJMU tahap pertama tahun 2019, yang terdiri dari 675 peserta dan 4.368 penerima eksisting.

Berdasarkan keterangan di laman resmi KJP Jakarta, KJMU merupakan bantuan pembiayaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kepada calon/ mahasiswa perguruan tinggi negeri ( PTN) dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Pada KJMU tahun ini, ada 90 PTN yang melakukan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Lokasinya tersebar di berbagai pelosok wilayah Indonesia.

Pilihan PTN

Untuk di Pulau Sumatera, misalnya ada IAIN Bengkulu, IAIN Bukittinggi, IAIN Raden Intan Lampung, Politeknik Negeri Padang, STAIN Batusangkar, Universitas Bangka Belitung, Universitas Bengkulu, dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.

Baca juga: Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tahap Kedua Dibuka, Ini Syaratnya

Kemudian, sejumlah PTN di Pulau Jawa contohnya IAIN Salatiga, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, IAIN Tulungagung, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, STAIN Pekalongan, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, dan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Masih banyak pula PTN lain yang berada di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Indonesia timur. Ada yang berbentuk IAIN, institut seni, politeknik, STAIN, dan universitas. Untuk mengetahui daftar lengkap 90 PTN yang mengikuti program KJMU, bisa mengakses langsung ke https://kjp. jakarta.go.id/kjp2/.

Jenis bantuan

Berdasarkan keterangan di laman resmi KJP Jakarta, KJMU merupakan bantuan pembiayaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kepada calon/mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dari keluarga tidak mampu secara ekonomi.

Ada dua jenis pembiayaan dengan jumlah sebagai berikut:

1. Bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan diberikan dalam bentuk biaya penyelenggaraan pendidikan dan/atau biaya pendukung personal, yaitu sebesar Rp 1.500.000 per bulan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X