Revitalisasi SMK, Dinas Pendidikan DKI Gelar Job Matching dan SMK Expo

Kompas.com - 20/08/2019, 20:57 WIB
Kegiatan Job Matching dan SMK Expo pada 19 ? 20 Agustus 2019 di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Instagram Disdik DKI JakartaKegiatan Job Matching dan SMK Expo pada 19 ? 20 Agustus 2019 di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

KOMPAS.com – Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Expose Implementasi Revitalisasi SMK pada 19 – 20 Agustus 2019 di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Acara itu merupakan wujud kegiatan strategis daerah (KSD), yaitu revitalisasi SMK di Provinsi DKI Jakarta dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pencapaian hasil program tersebut.

Salah satu bentuk pelaksanaan revitalisasi SMK yakni kegiatan Job Matching dan SMK Expo yang memiliki tujuan masing-masing.

“Job Matching bertujuan untuk mempertemukan tamatan SMK dengan pelaku dunia usaha/industri yang memerlukan tenaga kerja tingkat menengah, meningkatkan hubungan kerja sama SMK dengan dunia usaha/industry, dan meningkatkan daya serap tamatan SMK memasuki lapangan kerja,” ucap Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Suharno, Selasa (20/8/2019).

Gandeng dunia usaha

Adapun kegiatan SMK Expo memiliki tujuan yang berbeda, yakni memperkenalkan produk-produk unggulan SMK hasil pengembangan Teaching Factory, dan mengekspos karya inovasi SMK sebagai unit bisnis, sekaligus mempersiapkan SMK untuk dapat menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD).

Kedua kegiatan itu dilaksanakan bekerja sama dengan 70 pelaku dunia usaha dan industri yang menyediakan 5.000 lowongan kerja. Diharapkan para lulusan SMK bisa mengisi berbagai lowongan kerja tersebut.

Kegiatan Job Matching dan SMK Expo pada 19 ? 20 Agustus 2019 di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.Instagram Disdik DKI Jakarta Kegiatan Job Matching dan SMK Expo pada 19 ? 20 Agustus 2019 di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Pendidikan DKI, ada sejumlah pelaksanaan lain dari revitalisasi SMK sesuai yang dicanangkan Gubernur DKI serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu:

1. Penguatan regulasi pendukung revitalisasi SMK, di antaranya peraturan gubernur yang mengatur mengenai:

a. Pembentukan SMK Mandiri dengan pola BLUD.
b. Percepatan pelaksanaan kegiatan strategis daerah, yaitu revitalisasi SMK/pengembangan pendidikan vokasi dan pembentukan BLUD pendidikan.
c. Pengembangan SMK secara menyeluruh, sertifikasi kompetensi peserta didik, serta peran BUMD dan SKPD terkait dalam mengembangkan SMK DKI.

2. Penataan kompetensi keahlian dan penguatan magang industri

a. Penataan kompetensi keahlian, dilakukan melalui moratorium bidang kompetensi yang sudah jenuh, dan pengembangan kompetensi keahlian sesuai kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.
b. Pengembangan kompetensi keahlian bidang industri kreatif, kepariwisataan, teknologi dan rekayasa, teknologi informasi dan komunikasi, kemaritiman, dan agrobisnis.
c. Penguatan magang industri dengan pola Day Release (3 hari di Industri, 2 hari di sekolah), Week Release (1 minggu di industri, 1 minggu di sekolah), dan Block Release (3 - 6 bulan di industri).
d. Magang guru produktif/kejuruan di Industri.
e. Penguatan Teaching Factory.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X