Menristekdikti: Produksi Kendaraan Listrik Perlu Ekosistem Pendukung

Kompas.com - 05/09/2019, 07:15 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purnawirawan Moeldoko saat membuka pameran Indonesia Electric Motor Show di Jakarta (4/9/2019). DOK. KEMENRISTEKDIKTIMenristekdikti Mohamad Nasir, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purnawirawan Moeldoko saat membuka pameran Indonesia Electric Motor Show di Jakarta (4/9/2019).

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan guna mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia perlu diciptakan ekosistem yang mendukung.

Selain penelitian, sinergi antar kementerian dan lembaga serta dunia industri sangat penting bagi kemajuan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Nasir saat menjadi pembicara utama dalam pameran "Indonesia Electric Motor Show 2019" di Balai Kartini, Jakarta (4/9/2019).

"Tanpa adanya ekosistem yang baik, maka pengembangan mobil listrik di Indonesia akan sangat terhambat. Untuk mengembangkan mobil listrik, perlu adanya integritas yang sangat masif dari kementerian/lembaga negara ataupun BUMN terkait," tegas Menteri Nasir dilansir dari rilis resmi Kemenristekdikti.

Ia menambahkan, "Seperti untuk tempat pengisian baterai di mana saja dan kapan saja dengan cepat, PLN harus berpartisipasi. Lalu terkait bea masuk spare part dan lain-lain, Kemenkeu harus masuk. Semua K/L harus bersinergi." 

Target 2020

Dalam kesempatan sebelumnya, saat menutup rangkaian kegiatan "Jambore Kendaraan Listrik Nasional" ITS di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta (3/9/2019), Menristekdikti menargetkan tahun 2020 Indonesia sudah dapat memproduksi mobil listrik. 

Baca juga: Menristekdikti: Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik

"Mudah- mudahan ini (mobil listrik) dapat masuk pada industri dan mampu dikomersialisasikan. Kita harapkan mobil listrik nanti di tahun 2022 sudah ada mobil listrik yang diproduksi Indonesia," harap Menristekdikti.

Saat itu Menteri Nasir juga mengapresiasi inovasi kendaraan listrik ITS yaitu motor listrik GESITS yang saat ini telah memasuki fase industri.

“Ini adalah awal kita ingin memasuki dunia baru dalam dunia kendaraan. Peraturan Presiden nomor 55 tahun 2019 lalu diikuti Undang-undang nomor 11 tahun 2019 dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan seperti penelitian, pengkajian, penerapan teknologi untuk invensi teknologi." ujar Menteri Nasir.

Dalam memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik, Menristekdikti menyatakan untuk bahan baku komponen baterai segera diproduksi dari Morowali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Edukasi
Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Edukasi
CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

Edukasi
Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Edukasi
Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Edukasi
Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

BrandzView
Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Edukasi
Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Edukasi
Ini Dia Para Jawara 'IdeaNation 2019', dari Kampus Mana Saja?

Ini Dia Para Jawara "IdeaNation 2019", dari Kampus Mana Saja?

Edukasi
Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

BrandzView
Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Edukasi
Upaya Menyandingkan 'Habibie Award' Jadi Sekelas 'Nobel'

Upaya Menyandingkan "Habibie Award" Jadi Sekelas "Nobel"

Edukasi
Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Edukasi
Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima 'Habibie Award 2019'

Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima "Habibie Award 2019"

Edukasi
Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional 'John Maddox Prize 2019'

Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional "John Maddox Prize 2019"

Edukasi
Close Ads X