Sudah Punya Komik Gundala? Jangan Cuma Tonton Filmnya, Keren Banget!

Kompas.com - 05/09/2019, 13:56 WIB
Gundala dianggap sebagai terobosan di dunia komik Indonesia, karena komik ini mengisahkan jagoan dengan dengan gaya penokohan unik, latar cerita khas Indonesia, dan membawa unsur fiksi ilmiah. Dok GramediabooksGundala dianggap sebagai terobosan di dunia komik Indonesia, karena komik ini mengisahkan jagoan dengan dengan gaya penokohan unik, latar cerita khas Indonesia, dan membawa unsur fiksi ilmiah.
Editor Latief

KOMPAS.com -

Sancaka, seorang anak yatim.
Ayahnya tewas dalam sebuah kerusuhan.
Ia tersambar petir.

Pengkor, seorang anak yatim.
Ayahnya tewas dalam sebuah kerusuhan.
Ia terbakar api.

Ruang dan waktu memisahkan mereka, tapi takdir akhirnya mempertemukan.

 

Sancaka hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkannya. Menjalani kehidupan yang berat, ia bertahan hidup dengan memikirkan keselamatannya sendiri.

Ketika keadaan kota makin memburuk dan ketidakadilan berkecamuk di seluruh negeri, Sancaka harus memutuskan, apakah ia hanya akan menjaga dirinya sendiri atau bangkit menjadi pahlawan bagi mereka yang tertindas?

Kisah Sancaka pada komik Gundala: The Official Movie Adaptation ini diterbitkan secara khusus oleh KOLONI, imprint penerbit M&C! yang secara khusus menerbitkan komik lokal.

KOLONI bekerja sama dengan Gramedia dan Bumi Langit meluncurkan komik ini pada Minggu (1/9/2019) lalu untuk melengkapi hadirnya film ' Gundala' yang tayang di bioskop sejak 29 Agustus 2019 lalu.

"Menonton Gundala adalah pengalaman sinematis yang mengasyikkan dan komiknya dibuat agar pengalaman sinematis menonton filmnya bisa dibawa pulang dan diingat kapan saja. Komik ini benar-benar menjadi showcase untuk talenta-talenta komik terbaik Indonesia," kata Joko Anwar, sang sutrada Gundala.

"Menggelegar di tiap halamannya. Kalau saya bisa menggambar seluar biasa ini, saya enggak akan bikin filmnya," tambah Joko.

Gundala diciptakan oleh Harya Suraminata (Hasmi) ketika masih menjadi mahasiswa Akademi Seni Rupa Indonesia Yogyakarta (sekarang ISI) pada 1969, ketika berusia 23 tahun.

Pada masanya, Gundala dianggap sebagai terobosan di dunia komik Indonesia, karena komik ini mengisahkan jagoan dengan dengan gaya penokohan unik, latar cerita khas Indonesia, dan membawa unsur fiksi ilmiah.

Hasmi telah menerbitkan 23 serial komik Gundala dan 1 komik strip Gundala. Tapi, kali ini Gundala tampil dengan gaya sangat berbeda.

Ya, membaca komik terbaru Gundala ini seperti sedang membaca majalah ala majalah National Geographic. Jadi, jangan cuma nonton filmnya, tapi baca juga komiknya yang tak kalah keren!

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X