Canggih, Pendeteksi Asap Rokok Berbasis Internet Kreasi ITT Purwokerto

Kompas.com - 10/09/2019, 13:34 WIB
Mahasiswa Institut Teknologi Telkom (ITT) Purwokerto bernama Muhammad Faiq yang merancang alat  pendeteksi asap rokok berbasis internet of things. Dok. Institut Teknologi Telkom PurwokertoMahasiswa Institut Teknologi Telkom (ITT) Purwokerto bernama Muhammad Faiq yang merancang alat pendeteksi asap rokok berbasis internet of things.

KOMPAS.com – Mahasiswa Institut Teknologi Telkom (ITT) Purwokerto kembali menghasilkan inovasi untuk menjawab permasalahan di masyarakat. Muhammad Faiq mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Telekomunikasi merancang alat pendeteksi asap rokok berbasis internet of things.

Penggunaan alat ini bisa diterapkan di dalam toilet kereta api sehingga bisa meminimalisasi pelanggaran dilakukan penumpang, yaitu merokok dalam toilet meskipun sudah ada peringatan “dilarang merokok”.

Faiq menjelaskan, dia menciptakan sistem dalam alat ini menggunakan teknologi sesuai perkembangan teknologi saat ini.

Sistem alat pendeteksi asap rokok ini bisa dipantau dari jarak jauh dengan cara menghubungkannya dengan suatu aplikasi di ponsel pintar (smartphone) dengan memberikan sebuah pesan pemberitahuan.

Integrasi IoT

“Saya memadukan teknologi internet of things dengan sistem sensor gas MQ-2, sensor yang digunakan sebagai pendeteksian konsentrasi gas yang mudah terbakar di udara serta asap,” ujar Faiq, seperti dipublikasikan di laman resmi ITT Purwokerto.

Baca juga: Kece Badai, Inovasi Deoterions Mahasiswa Brawijaya Ini Percepat Evakuasi Korban Gempa

Dia menambahkan, output difungsikan sebagai pembacaan tegangan secara analog sehingga teknologi ini sangat berkaitan dengan alat yang akan dibuatnya.

Adapun gas yang bisa dideteksi dari sensor ini bermacam-macam, mulai dari elpiji sampai asap hidrogen yang mampu dideteksi sensor.

Faiq mengharapkan alat pendeteksi asap rokok bisa diterapkan di dalam toilet kereta ini bisa memberikan manfaat. Sebab, sesuai tujuan dari penelitiannya, dia ingin mempermudah sistem kerja kondektur menindak setiap pelanggaran terjadi di dalam kereta, khususnya pelanggar yang merokok di dalam kereta.

“Melalui aplikasi ini akan memudahkan kondektur yang berdinas bahwa di toilet tersebut terdeteksi adanya asap rokok karena akan mengirimkan notifikasi atau pemberitahuan,” imbuhnya.

Tahap pengujian

Alat pendeteksi asap rokok berbasis internet of things.Dok. Institut Teknologi Telkom Purwokerto Alat pendeteksi asap rokok berbasis internet of things.

Alat pendeteksi asap rokok ini pun menjalani uji kelayakan yang dilakukan oleh dosen pembimbing dan penguji di Laboratorium Teknik Elektro dan Teknik Digital (TETD) beberapa waktu lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X