Kemenristekdikti Gelar Pameran Teknologi dan Inovasi Anak Negeri

Kompas.com - 12/09/2019, 07:39 WIB
Menristekdikti Mohammad Nasir dalam konferensi pers I3E Pameran Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri 2019 di Jakarta, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAMenristekdikti Mohammad Nasir dalam konferensi pers I3E Pameran Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri 2019 di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

KOMPAS.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi ( Kemenristekdikti) terus mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia pada era revolusi industri melalui berbagai usaha.

Salah satu usahanya yaitu melakukan terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan memperbanyak perusahaan pemula berbasis teknologi.

Hilirisasi produk penelitian dan pengembangan serta hasil inovasi teknologi juga dilaksanakan untuk menghasilkan komersialisasi yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, Kemenristekdikti telah melaksanakan program untuk menumbuhkembangkan usaha rintisan berbasis teknologi sejak tahun 2015 yang bisa digunakan oleh dunia industri.

Kecintaan pada teknologi

Dalam lima tahun terakhir, Direktorat jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti mempunyai tiga program utama, yaitu calon perusahaan pemula berbasis teknologi (CPPBT), perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT), dan inovasi industri.

Baca juga: Menristekdikti: Indonesia Siap Bersaing Produksi Kendaraan Listrik

Hal itu dilakukan melalui pembinaan dan penumbuhan startup teknologi yang berasal dari perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, industri, serta masyarakat umum sebanyak 1.307 perusahaan yang terdiri dari 748 PPBT, 558 startup (CPPBT), dan 15 inovasi industri.

Untuk memperkenalkan dan menanamkan kecintaan teknologi dari berbagai perusahaan inovatif itu, Kemenristekdikti menyelenggarakan Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) 2019.
Perhelatan yang bertajuk "Pameran Startup Teknologi dan Inovasi Industri Anak Negeri 2019" ini merupakan yang kelima kalinya sejak diadakan pada tahun 2015.

Acara itu akan digelar pada tanggal 3 sampai 6 Oktober 2019 di Hall B Jakarta Convention Center, Jakarta, dengan tema “Startup Teknologi dan Inovasi Industri Meningkatkan Daya Saing Bangsa”.

Gugah lahirnya inovasi baru

Menristekdikti Mohammad Nasir menuturkan, I3E bertujuan mempromosikan berbagai produk inovasi teknologi hasil karya anak Indonesia. Ia ingin agar inovasi itu benar-benar bermanfaat untuk masyarakat dan meningkatkan pertumbuhan sektor industri.

“Ajang ini menggugah lahirnya inovasi-inovasi baru. Namanya inventor, innovator, and investor collaboration, jadi ada kolaborasi di antara mereka,” ujar Nasir dalam konferensi pers I3E 2019 di Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X