BJ Habibie, Orang Asia Pertama Penerima Penghargaan Penerbangan Sipil Internasional

Kompas.com - 12/09/2019, 11:53 WIB
FOTO DOKUMENTASI. Presiden Joko Widodo (kanan) mendengarkan penjelasan dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kedua kiri) mengenai industri penerbangan didampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (kedua kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4/2015). National Innovation Forum Tahun 2015 yang  diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi itu bertujuan untuk mempromosikan hasil-hasil riset dari lembaga litbang dan perguruan tinggi kepada dunia usaha dan masyarakat. ANTARA FOTO/YUDHI MAHATMAFOTO DOKUMENTASI. Presiden Joko Widodo (kanan) mendengarkan penjelasan dari Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kedua kiri) mengenai industri penerbangan didampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (kedua kanan) saat mengunjungi stan pameran National Innovation Forum 2015 di Puspiptek, Serpong, Tangerang, Senin (13/4/2015). National Innovation Forum Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi itu bertujuan untuk mempromosikan hasil-hasil riset dari lembaga litbang dan perguruan tinggi kepada dunia usaha dan masyarakat.

KOMPAS.com – Sudah banyak orang tahu Bacharuddin Jusuf Habibie merupakan tokoh Indonesia yang dikenal di dunia internasional karena keahliannya di bidang teknik, khususnya teknologi dirgantara.

Telah begitu banyak karya dihasilkan dan hak paten dibuat dalam dunia kedirgantaraan yang mencatatkan nama BJ Habibie sebagai penciptanya.

Dari sekian banyak prestasi yang diraih, hanya segelintir orang mengetahui Habibie merupakan orang Asia pertama yang tercatat namanya di kantor pusat Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO) di Montreal, Kanada.

Prestasi itu berhasil dibuat ketika Habibie memperoleh "Edward Warner Award". Tidak sembarang orang bisa mendapatkannya. ICAO memberikan penghargaan itu kepada orang atau organisasi yang dinilai memiliki peran besar dalam industri penerbangan sipil dunia.

Baca juga: BJ Habibie: Anak Indonesia Sekarang Harus Lebih Hebat dari Habibie...

Seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (17/12/2015), telah ada 39 penerima penghargaan dalam sejarah pemberian "Edward Warner Award", sedangkan Habibie merupakan penerima penghargaan ke-28 yang diberikan pada 1994.

Dia dianggap layak memperolehnya karena berjasa terhadap kemajuan industri dirgantara di Indonesia dan pengembangan desain pesawat di dunia.

"Pak Habibie memang insinyur hebat yang punya pemikiran yang melampaui zamannya," ujar Atase Perhubungan RI di Kanada dan perwakilan Indonesia di ICAO, Agoes Soebagio, kepada Kompas.com, Rabu (16/12/2015).

Nama BJ Habibie sebagai penerima penghargaan Edward Warner terpajang di Markas ICAO di Montreal, Kanada, Senin (23/11/2015) Bayu Galih/Kompas.com Nama BJ Habibie sebagai penerima penghargaan Edward Warner terpajang di Markas ICAO di Montreal, Kanada, Senin (23/11/2015)

Selain Habibie, ada pula beberapa nama penting dalam sejarah dirgantara yang pernah memperoleh penghargaan serupa, seperti Igor Sikorsky yang merupakan pengembang helikopter.

Nama Charles Lindbergh juga disebutkan dalam deretan penerima penghargaan itu sebagai orang pertama yang melakukan penerbangan tunggal melintasi Atlantik Utara dari New York menuju Paris.

Adapun Edward Werner merupakan seorang perintis dirgantara yang berasal dari Amerika Serikat sekaligus menjadi pendiri ICAO.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X