Ketika Siswa "Bule" Ikut "Ngantin" di SMAN 3 Yogyakarta

Kompas.com - 20/09/2019, 08:42 WIB
SMA Negeri 3 Yogyakarta pada 9 September 2019 kedatangan tamu, pelajar dari Australia untuk belajar budaya Indonesia. Para pelajar Australia ini diberangkatkan melalui program Victorian Young Leaders (VYL) yang digagas Australian Consortium for In-Country Indonesia Studies (ACICIS) dan AFS Intercultural Programs Australia.

DOK. SMAN 3 YogyakartaSMA Negeri 3 Yogyakarta pada 9 September 2019 kedatangan tamu, pelajar dari Australia untuk belajar budaya Indonesia. Para pelajar Australia ini diberangkatkan melalui program Victorian Young Leaders (VYL) yang digagas Australian Consortium for In-Country Indonesia Studies (ACICIS) dan AFS Intercultural Programs Australia.

KOMPAS.com - SMA Negeri 3 Yogyakarta pada 9 September 2019 lalu kedatangan "tamu", pelajar dari Australia untuk belajar budaya Indonesia. Para pelajar Australia ini diberangkatkan melalui program "Victorian Young Leaders (VYL)" yang digagas Australian Consortium for In-Country Indonesia Studies (ACICIS) dan AFS Intercultural Programs Australia.

Program VYL ini merupakan kali pertama dilaksanakan di Indonesia dan mendapat dukungan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat sebagai salah satu upaya mengenalkan budaya Indonesia khususnya budaya Daerah Istimewa Yogyakarta ke dunia internasional.

SMA Negeri 3 Yogyakarta menjadi salah satu dari lima sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta yang ditunjuk menjadi tempat pelaksanaan Program Victorian Young Leaders (VYL) ini.

"Program ini sesuai visi dan misi SMAN 3 Yogyakarta yakni menyiapkan generasi beriman, kreatif, berbudaya, dan peduli lingkungan, serta berkemampuan menjadi garda terdepan penggerak pembangunan bangsa sehingga sekolah perlu memfasilitasi para siswa memiliki pergaulan internasional," ujar Agus Santosa Humas SMAN 3 saat dihubungi Kompas.com (20/9/2019).

Ngemil di kantin hingga seragam Padmanaba

Noer Indahyatidan Efvinggo Fasya Jaya guru SMAN 3 Yogyakarta melalu laman resmi mereka menyeritakan Program Victorian Young Leaders (VYL) tahun mengirimkan 8 siswa dengan 1 guru pendamping dari Australia dan 1 guru dari AICICIS Indonesia ke SMA Negeri 3 Yogyakarta.

Baca juga: SMA Kanisius Jakarta dan Upaya Melahirkan Pemimpin Cinta Tanah AIr

Mereka akan berada SMA Negeri 3 Yogyakarta selama enam minggu mulai dari 9 September sampai dengan 19 Oktober 2019. Selama mengikuti program Victorian Young Leaders (VYL) mereka akan tinggal di hotel selama 4 minggu dan 2 minggu tinggal bersama house family.

Mereka cepat beradaptasi, hal ini terlihat dari mereka yang tak sungkan untuk bertegur sapa dan beraktivitas di lingkungan sekolah. Mulai dari bersantai di lapangan tengah hingga mencoba kudapan yang tersedia di kantin Padmanaba, sebutan populer untuk SMAN 3 Yogyakarta.

Uniknya, siswa-siswi Australia yang datang ke SMA Negeri 3 Yogyakarta ini juga menggunakan seragam sekolah selayaknya seragam sekolah yang dikenakan oleh siswa SMA Negeri 3 Yogyakarta.

Tertarik belajar bahasa dan budaya Indonesia

Pertukaran Pelajar di SMAN 3 YogyakartaDOK. SMAN 3 YOGYAKARTA Pertukaran Pelajar di SMAN 3 Yogyakarta

Mereka juga sangat antusias dalam setiap kegiatan yang mereka ikuti. Setiap mata pelajaran pun mereka jalani dengan baik, salah satunya pelajaran bahasa Indonesia.

Mereka juga mengaku sangat tertarik untuk belajar bahasa Indonesia. Mereka merasa untuk mempelajari budaya Indonesia, bahasa adalah jalan utamanya. Dengan mengerti bahasa Indonesia, mereka dapat lebih mudah dalam mempelajari setiap budaya yang ada Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X