Demo Pelajar Berujung Rusuh, Mendikbud: Jangan Gampang Terprovokasi

Kompas.com - 26/09/2019, 08:52 WIB
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).

KOMPAS.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan pesan kepada para siswa yang mengikuti demonstrasi di sekitar gedung DPR dalam beberapa terakhir agar tidak mudah diprovokasi dan memercayai pemberitaan di media yang belum jelas kebenarannya.

“Saya meminta juga kepada para siswa, jangan gampang terpancing, terprovokasi, percaya dengan berita yang tidak bertanggung jawab,” ujar Muhadjir dalam keterangan yang diterima Kompas.com pada Kamis (26/9/2019).

Dia pun mengingatkan para peserta didik atau siswa harus dilindungi dari berbagai macam tindakan kekerasan atau lingkungan yang kemungkinan mengancam jiwa mereka.

Maka dari itu, Mendikbud juga menyampaikan pesan kepada para pejabat daerah agar terlibat dalam memastikan keamanan para siswa di daerah masing-masing.

Baca juga: Rusuh Demo Pelajar, Pengamat Pendidikan Ingatkan Mereka Sebenarnya Korban

“Kami ingatkan kepada pejabat daerah, gubernur, bupati, wali kota, dan kepala dinas pendidikan untuk memastikan bahwa peserta didik, para siswa yang ada di wilayah masing-masing aman, tidak terpengaruh oleh kegiatan-kegiatan unjuk rasa, demonstrasi, atau sejenisnya,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Muhadjir pun mengatakan bahwa para orangtua siswa agar dapat memastikan keamanan anaknya masing-masing dan bisa tetap mengikuti aktivitas belajar di sekolah dengan baik.

Begitu pula dengan para guru dan kepala sekolah supaya dapat saling bekerja sama menjaga para siswanya dan tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang menjadi tanggung jawab mereka masing-masing.

“Kepada para orangtua, siswa, guru, dan kepala sekolah, saya mohon untuk kerja sama saling menjaga diri, menjaga putra-putranya, menjaga para siswanya, agar betul-betul melaksanakan tugas masing-masing dan memastikan bahwa para peserta didik belajar sebagaimana biasa,” tutur Muhadjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.