Kompas.com - 27/09/2019, 10:37 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir. Dok. KemenristekdiktiMenteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir.

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir meminta para rektor di seluruh Indonesia agar mencegah mahasiswanya masing-masing melakukan demonstrasi.

Bahkan dia mengancam akan memberi sanksi keras kepada rektor apabila terbukti tidak bisa mengantisipasi gerakan mahasiswanya atau mengerahkan mahasiswa melakukan unjuk rasa.

“Saya mengajak rektor di semua perguruan tinggi agar tidak mengerahkan mahasiswa untuk berdemonstrasi. Nanti akan dilihat sanksinya. Gerakannya seperti apa. Sanksinya keras, ada dua, bisa SP1 dan SP2,” ujar Nasir, seperti dipublikasikan Antara, Kamis (26/9/2019).

Dia pun meminta para rektor supaya mengajak mahasiswanya untuk melakukan dialog. Sebab, sesuai pesan Presiden Joko Widodo bahwa jangan sampai mahasiswa turun ke jalan karena insan akademik itu dianggap sebagai insan intelektual.

Baca juga: Menristekdikti Sebut Ada Mahasiswa Demonstran Tak Paham Substansi Persoalan

Nasir mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Polri dan TNI untuk melacak jika ada mahasiswa yang bertindak inkonstitusional. Maka dari itu, rektor harus mengambil tanggung jawab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, dosen yang ikut mengerahkan mahasiswa juga akan diselidiki, terutama jika dosen yang melakukan pengerahan mahasiswa itu adalah pegawai negeri sipil.

“Saya berharap mahasiswa jangan sampai terpengaruh isu politik. Jangan sampai diarahkan para penumpang gelap yang memengaruhi maksud bai kmahasiswa. Penumpang gelap ini berbahaya karena mereka yang akan melakukan tindakan inkonstitusional,” imbuh Nasir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.