6 Rektor Negeri dan Swasta Terbaik Peraih "Academic Leader 2019" Kemenristekdikti

Kompas.com - 02/10/2019, 14:41 WIB
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemenristekdikti menggelar Academic Leader Award 2019 di Jakarta (1/10/2019). Penghargaan Academic Leader 2019 diberikan untuk akademisi, khususnya dosen yang telah berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi Tanah Air. DOK. SDID KEMENRISTEKDIKTIDirektorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemenristekdikti menggelar Academic Leader Award 2019 di Jakarta (1/10/2019). Penghargaan Academic Leader 2019 diberikan untuk akademisi, khususnya dosen yang telah berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi Tanah Air.

KOMPAS.com - Bersamaan pada peringatan hari Kesaktian Pancasila, Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) Kemenristekdikti menggelar "Academic Leader Award 2019" di Jakarta (1/10/2019).

Penghargaan "Academic Leader 2019" diberikan untuk akademisi, khususnya dosen yang telah berkontribusi dalam kemajuan pendidikan tinggi Tanah Air.

Adapun anugerah ini terbagi dalam dua kategori: (1) kategori dosen berdasarkan bidang keilmuan yang diampu, serta (2) kategori dosen dengan tugas tambahan sebagai pimpinan perguruan tinggi dan kepala lembaga layanan pendidikan tinggi (LL-Dikti).

“SDM unggul tidak akan ada tanpa perguruan tinggi yang berkualitas. Perguruan tinggi berkualitas ada karena dosen-dosen yang andal. Untuk membentuk iklim akademik yang kondusif, tentu dibutuhkan kepemimpinan yang baik pula,” tutur Dirjen SDID Ali Ghufron Mukti, Selasa (1/10/2019).

Baca juga: 16 Dosen Terbaik Nasional Peraih Academic Leader 2019 SDID Kemenristekdikti

Dirjen Ghufron menambahkan, penghargaan ini juga mendorong agar dosen fokus kepada bidang keilmuannya sehingga menjadi panutan bagi rekan sejawatnya.

Tidak lupakan khitah

Menurutnya, selama ini tak sedikit dosen justru lebih mengejar karier untuk jabatan struktural. Padahal, tugas pokoknya adalah pada pengembangan keilmuan, meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Kesadaran untuk tidak melupakan khitahnya, yakni karier akademik dan pemimpin di bidang keilmuannya kami bangun salah satunya melalui apresiasi malam ini. Khusus bagi para rektor, kami lihat mereka yang mampu membawa perubahan dan lompatan bagi kemajuan institusinya,” sebut Dirjen Ghufron.

Penilaian "Academic Leader Award 2019" mempertimbangkan empat kemampuan seorang pemimpin, meliputi pemimpin visioner (visionary), menginspirasi (inspiring), mendorong atau memotivasi (encouraging), serta unggul (excellent).

“Kandidat harus memiliki visi ke depan, karyanya menjadi rujukan bagi orang lain, memiliki kemampuan manajemen mumpuni untuk menghadirkan tata kelola yang baik, serta unggul dalam akademik juga inovasi. Para kandidat adalah yang terbaik, telah tersaring dan kami beri penilaian,” terang Bunyamin, Direktur Karier dan Kompetensi SDM Iptek dan Dikti.

6 rektor PTN dan PTS

Adapun berikut 6 dosen peraih penghargaan "Academic Leader Award 2019" berdasarkan kategori dosen dengan tugas tambahan sebagai pimpinan perguruan tinggi (rektor) dan kepala lembaga layanan pendidikan tinggi (LL-Dikti): 

1. Rektor PTN-BH ( Perguruan Tinggi Berbadan Hukum)

  • Pemenang : Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng. (UGM)
  • Finalis Kedua : Dr. Arif Satria (IPB)

2. Rektor PTN-BLU (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum)

  • Pemenang : Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA (Unsrat)
  • Finalis Kedua : Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D. (UNP)

3. Rektor PTS (Perguruan Tinggi Swasta)

  • Pemenang : Prof. Dr . Ir. Agustinus Purna Irawan, S.T., M.T. (Untar)
  • Finalis Kedua : Prof.Dr.H. Edi Setiadi,SH.,MH. (Unisba)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X