Libatkan Siswa Berkebutuhan Khusus, FIKSI Perkuat 6 Bidang Wirausaha

Kompas.com - 06/10/2019, 22:44 WIB
Memasuki tahun ke-4, FIKSI 2019 berlangsung sejak 1-6 Oktober 2019 di Bandung, Jawa Barat, mengangkat tema ?Sociopreneurship in Digital Era Based on Local Resources?. Tahun ini, penyelenggaraan FIKSI juga memberikan perhatian bagi siswa berkebutuhan khusus. DOK. PSMA KEMENDIKBUDMemasuki tahun ke-4, FIKSI 2019 berlangsung sejak 1-6 Oktober 2019 di Bandung, Jawa Barat, mengangkat tema ?Sociopreneurship in Digital Era Based on Local Resources?. Tahun ini, penyelenggaraan FIKSI juga memberikan perhatian bagi siswa berkebutuhan khusus.

Lomba FIKSI pada bidang kriya dibagi dalam tiga kategori yaitu; Pertama, produk berbasis material, baik material lunak seperti tekstil, serat alam, tanah liat, plastik, kulit, dan lainnya, maupun material keras seperti kayu, logam, batu, dan lainnya.

Kedua, produk berbasis keterampilan, dimana yang menjadi aspek utama adalah kondisi sumber daya manusia atau jenis keterampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusianya. Ketiga, gabungan dari keduanya.

Adapun menjadi kriteria penilaian adalah kualitas produk, gagasan ide yang di dalamnya juga terdapat konsep kreatif produk dan pengembangan ide bisnis.

Kriteria lainnya adalah inovasi sosial. Inovasi diarahkan untuk mengangkat sumber daya dan potensi lokal. Selain itu juri juga menilai berdasarkan kriteria perencanaan produk, presentasi produk kreatif, dan expo kewirausahaan.

5. Boga

FIKSI bidang boga memperlombakan bidang usaha di bidang kuliner. Usaha bidang Boga adalah usaha yang terkait dengan produksi dan penjualan produk makanan-minuman.

Produk boga perlu memiliki nilai inovasi produk, memanfaatkan bahan lokal, cara pengolahan yang ramah lingkungan dan memanfaatktan limbah (sisa dari suatu usaha) yang ada di sekitar.

Setiap produk perlu membawa contoh bahan baku utama yang belum diolah dan contoh produk yang sudah jadi dan dapat dikonsumsi.

Peserta diwajibkan membawa alat masak untuk mengolah makanan saat kompetisi dan expo. Banyak peserta yang membawa ide boga dengan membawa ciri khas dari daerahnya untuk dijadikan produk boga yang nantinya diharapkan dapat diterima oleh masyarakat.

6. Fashion

Bidang Fashion menjadi salah satu bidang yang dilombakan di ajang tersebut. Pada kesempatan ini, peserta akan melakukan presentasi di hadapan tim juri, yang kemudian dilanjutkan dengan wawancara.

Budaya lokal menjadi tema yang dominan pada lomba FIKSI tahun ini. Kepedulian para peserta lomba yang diselenggarakan dari tangal 1 hingga 6 Oktober ini terlihat menonjol pada produk-produk yang mereka presentasikan dan dipamerkan pada ekspo yang diadakan di Click Square, Bandung.

Kreasi tim peserta banyak berangkat dari persoalan yang ada di sekitar mereka. Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan hidup juga mewarnai produk bidang fashion ini.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X