Urifah, Guru Inspiratif SDN Kota Batu Berbagi Ilmu Sampai ke India

Kompas.com - 07/10/2019, 15:05 WIB
Urifah, guru SDN Mojorejo 1 Kota Batu, Jawa Timur mendapat kesempatan mengajar selama dua minggu di India sejak 18 September 2019. DOK. KEMENDIKBUDUrifah, guru SDN Mojorejo 1 Kota Batu, Jawa Timur mendapat kesempatan mengajar selama dua minggu di India sejak 18 September 2019.

KOMPAS.com- Urifah, guru SDN Mojorejo 1 Kota Batu, Jawa Timur mendapat kesempatan mengajar selama dua minggu di India. Kesempatan ini datang melalui undangan Jairam Public School, Tamilnadu Salem, India.

Selain mengajar siswa SD di India, Urifah juga akan mengenalkan budaya Indonesia di depan forum guru di sana bersama dengan Maheswari Calya Kalila, salah seorang muridnya.

“Tidak menyangka, sambutannya sangat istimewa. Pihak tuan rumah memberikan buket bunga dan mengawal kami hingga ke tempat acara. Saya merasa terhormat sebagai tamu yang hanya guru SD dari Indonesia,” tutur Urifah yang juga alumni FKIP Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini, setibanya di Turichappaly Airport India, Rabu, 18 September lalu.

Dilansir dari rilis resmi Kemendikbud, Selama dua minggu di India, Urifah dan Maheswari akan mengikuti rangkaian kegiatan seperti sharing pembelajaran bahasa Inggris, pertukaran budaya, serta pengenalan lingkungan alam.

Beberapa agenda kunjungan, antara lain, school visit di daerah Tamilnadu India, situs-situs bersejarah, area wirausaha tradisional, dan pembuatan sulaman khas India.

Mengajar topik lingkungan

Pada hari pertama, usai berkeliling sekolah dasar di sana, rombongan disambut jamuan makan istimewa. Selanjutnya, di hari kedua giliran rombongan Indonesia mengenalkan tarian poco-poco dan lagu-lagu daerah yang memukau siswa India.

Baca juga: Di Balik Peringatan Hari Guru Sedunia dan Ancaman Krisis Tenaga Pendidik

Permainan tradisional dakon, keterampilan menyulam, dan menari juga menjadi ajang pertukaran budaya menarik.

“Yang menyenangkan, saya diberi kesempatan mengajar di lima kelas dengan topik lingkungan. Saya bercerita tentang kehidupan metamorfosa kupu-kupu yang banyak terjadi di Indonesia. Alhamdulillah respon mereka sangat positif,” urai Urifah yang memang memiliki hobi mengamati kupu-kupu.

Pada hari-hari berikutnya, Urifah juga diundang secara khusus mengisi acara diskusi di lembaga kemanusiaan para pebisnis dunia, Rotary Club, dengan tema "Religious Diversity, Belief and Tolerance in Indonesia".

Setelah itu, ia juga diundang sebagai tamu kehormatan di acara pemberian penghargaan guru-guru dalam rangka hari guru dan literasi yang diorganisir Rotary Club.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X