Sah, 267 Warisan Budaya Takbenda Ditetapkan Kemendikbud

Kompas.com - 09/10/2019, 20:40 WIB
Penyerahan sertifikat pada malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2019). Dok. KemendikbudPenyerahan sertifikat pada malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2019).


KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) menetapkan 267 Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Penyerahan sertifikat itu dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bersama Mendikbud Muhadjir Effendy pada malam Apresiasi Penetapan Warisan Budaya Takbenda 2019 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

"Apa yang telah kita lakukan bukan hanya merupakan amanat Undang-Undang Dasar, tetapi juga merupakan komitmen kita sebagai warga dunia dalam rangka menyelenggarakan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Mendikbud Muhadjir dalam acara yang menjadi bagian dari Pekan Kebudayaan Nasional 2019 itu.

Upaya itu harus terus dilakukan sebagai langkah maju dalam mengangkat puncak-puncak kebudayaan.

Menurut Mendikbud, dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, maka komitmen pelestarian, pengembangan, pembinaan, dan pemanfaatan kebudayaan nasional juga harus dimiliki oleh pemerintah daerah.

Baca juga: Pekan Kebudayaan Nasional Jadi Ruang Bersama untuk Indonesia Bahagia

"Saya berharap Pekan Kebudayaan Nasional akan tiap tahun kita gelar sebagai agenda rutin pemajuan kebudayaan. Tentunya dimulai dari daerah," imbuh Muhadjir.

Segera dipatenkan

Ia pun mengatakan perlunya pemajuan kebudayaan sebagai salah satu upaya menjaga identitas dan akar kebangsaan serta menjadi fondasi pembangunan.

Hal itu sesuai ajaran Presiden Soekarno tentang Trisakti, yakni "Berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan".

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi pada penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional, khususnya penyerahan Warisan Budaya Takbenda.

Sebab, ragam budaya yang tersebar di penjuru Nusantara merupakan kekuatan tak ternilai dari bangsa Indonesia.

"Semoga kegiatan penetapan warisan budaya takbenda ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam memajukan kebudayaan dan memperkuat kerja sama lintas-instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah," ucap Tjahjo.

Ia menaruh harapan besar agar penetapan warisan budaya takbenda ini diikuti dengan rangkaian kebijakan pengelolaan sistematis oleh pemerintah daerah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X