Tani Centre IPB Diharapkan Jadi Gerbong Teknologi Pertanian

Kompas.com - 14/10/2019, 17:27 WIB
Rektor IPB Dr Arif Satria saat meresmikan Tani Centre di kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/10/2019). dok IPBRektor IPB Dr Arif Satria saat meresmikan Tani Centre di kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/10/2019).
Editor M Latief

BOGOR, KOMPAS.com - Rektor IPB Dr Arif Satria menyatakan unit Tani Centre yang dibangun oleh Insitut Pertanian Bogor (IPB) bisa menjadi gerbang pengembangan teknologi pertanian di Indonesia. Tani Centre dapat menjadi ruang pertukaran informasi dan pengetahuan dari petani maupun akademisi.

"Bisa menjadi ruang yang memberikan solusi untuk petani. Petani kan punya banyak pengalaman luar biasa. Kalau pengalaman itu dielaborasi dengan teori di kampus saya yakin bisa menghasilkan pengetahuan dan memajukan ilmu pengetahuan pertanian nantinya," kata Arif usai meresmikan Tani Centre di kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (12/10/2019).

Ibarat etalase, lanjut Arif, siapapun bisa melihat teknologi dan pengetahuan pertanian yang terbaru di Tani Center ini. Tempat ini bisa menjadi laboratorium hidup yang bisa melibatkan akademisi dan petani berinteraksi secara langsung.

Ketua Tani Centre, Dr Hermanu Triwidodo, mengatakan unit baru di IPB ini diharapkan bisa menjadi telinga dan mulut terhadap persoalan petani di Indonesia.

"Di sinilah petani dan IPB bisa saling belajar dan bekerja sama untuk menjaga pertanian. Dapat saling menguatkan perannya di tengah banyaknya persoalan petani di negeri ini," timpal Hermanu.

Sejauh ini, menurut dia, pihaknya sudah menyiapkan 4 kegiatan besar, yakni Gema Tani, IPB Berbagi, IPB Solution, dan Duta Petani IPB. Bentuk kegiatan Gema Tani meliputi aktifitas yang mendorong keterlibatan petani lingkar kampus untuk mendapatkan akses permodalan maupun membuka pasar baru terhadap produk yang dihasilkan.

"Kalau untuk aktivitas IPB Berbagi berupa kuliah umum dengan melibatkan sejumlah akademisi dari semua fakultas di IPB. Kegiatan ini nantinya dilakukan secara reguler dan bergilir dari setiap fakultas," papar Hermanu.

Hermanu berharap, Tani Centre bisa berperan lebih aktif dan nyata dalam menyelesaikan permasalahan petani di lapangan. Pihaknya akan melakukan sejumlah kajian kebijakan yang berpihak buat petani.

"Adapun untuk Duta Petani IPB, Hermanu menjelaskan, untuk merespons kebutuhan regenerasi petani. Nantinya, Tani Centre menyiapkan beasiswa untuk mahasiswa tingkat dua. Jumlahnya sebanyak 68 orang yang mewakili 34 provinsi Indonesia.

"Masing-masing provinsi diwakili dua orang mahasiswa dan mahasiswi. Mereka yang menerima beasiswa ini nantinya mendapatkan sejumlah pembekalan. Harapannya mereka akan bisa menjadi tokoh perubahan ketika kembali ke daerahnya," kata Hermanu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X