Kompas.com - 16/10/2019, 21:12 WIB

"Risetnya harus makin bagus. Tiap tahun harus meningkat. Itu yang penting. Kalau bisa itu, di Asia bisa masuk 10 besar. Ini yang harus didorong," jelas Nasir.

Prioritas kedua, lanjutnya, yakni menyangkut hilirisasi. Maksudnya, riset itu harus bisa berguna dan dimanfaatkan di dunia industri. Salah satunya dengan menyiapkan lebih banyak lagi Science Techno Park di perguruan tinggi yang risetnya layak untuk menjadi inovasi.

Untuk diketahui, seperti dicantumkan dalam laman resmi Kemenristekdikti, Mohamad Nasir memiliki riwayat jabatan yang tercatat sebagai Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang, pada periode 2011 sampai 2014.

Adapun di bagian riwayat jabatan profesi, dia menduduki posisi sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Semarang periode 2013 hingga 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.