Momen Sumpah Pemuda, Puluhan Dosen dan Tenaga Kependidikan Raih Penghargaan

Kompas.com - 29/10/2019, 16:45 WIB
Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) kembali mengadakan acara tahunan Anugerah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Berprestasi Tahun 2019 ke-16 (26-28/10/2019). DOK. SDID KEMENDIKTIDirektorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) kembali mengadakan acara tahunan Anugerah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Berprestasi Tahun 2019 ke-16 (26-28/10/2019).

KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti (SDID) kembali mengadakan acara tahunan Anugerah Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Berprestasi Tahun 2019 ke-16.

Ajang bertepatan Hari Sumpah Pemuda ini dalam rangka memberikan penghargaan bagi para tenaga pendidik maupun kependidikan berprestasi, baik dari sisi temuan, inovasi, karya, hingga kualitas layanan serta dedikasi selama menjalani profesinya.

"Jika sebelumnya kami memberikan penghargaan Academic Leader bagi para profesor dengan pertimbangan dedikasi yang diberikan sepanjang kariernya, maka Diktendik Berprestasi ini diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan yang relatif usianya masih muda. Hal ini karena persyaratannya adalah maksimal lektor kepala. Sedangkan penilaian berdasarkan karya yang telah dihasilkan selama lima tahun terakhir," ujar Bunyamin Direktur Karier dan Kompetensi SDM

Pembukaan rangkaian acara Diktendik Berprestasi 2019 ini dilakukan pada 26 Oktober 2019. Kemudian pada tanggal 27 Oktober, para finalis terpilih kembali berkompetisi di hadapan para juri hingga akhirnya terpilih tiga pemenang terbaik dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

7 kategori penghargaan

Bunyamin Maftuh mengatakan, para finalis telah melalui penyaringan di tingkat universitas, baru kemudian mengikuti tahapan. Jumlah peserta awal yang mengikuti Diktendik Berprestasi 2019 sebanyak 279 orang, kemudian terpilih 10 finalis untuk masing-masing kategori.

Terdapat tujuh penghargaan yang diberikan, meliputi dua penghargaan untuk dosen, yakni dosen berprestasi bidang sains dan teknologi (saintek), serta dosen berprestasi bidang sosial dan humaniora (soshum).

Baca juga: 16 Dosen Terbaik Nasional Peraih Academic Leader 2019 SDID Kemenristekdikti

Sedangkan lima penghargaan lainnya dianugerahkan kepada tenaga kependidikan, meliputi pranata laboratoriun pendidikan, pustakawan, arsiparis, pengelola keuangan, dan administrasi akademik berprestasi.

Sementara dalam sambutannya, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Ali Ghufron Mukti menyebut, semangat Hari Sumpah Pemuda menjadi motivasi bagi para pendidik maupun tenaga kependidikan untuk membangun iklim akademik yang kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan Indonesia.

Dengan begitu, diharapkan perguruan tinggi dapat melahirkan sumber daya manusia unggul, dan berdaya saing tinggi.

“Keberadaan pendidik yang kompeten tentu akan mempengaruhi kualitas lulusan perguruan tinggi. Di sisi lain, peran tenaga kependidikan sebagai pendukung proses belajar-mengajar dan garda depan layanan kampus juga tidak kalah penting,” tutur Dirjen Ghufron.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X