Kompas.com - 31/10/2019, 16:21 WIB
Peluncuran buku ?Setan Bermata Runcing: Pengalaman Gerakan Pendidikan Sokola?, Rabu (30/10/2019) di Jakarta. Sokola InstitutePeluncuran buku ?Setan Bermata Runcing: Pengalaman Gerakan Pendidikan Sokola?, Rabu (30/10/2019) di Jakarta.

Metode Sokola menekankan pada pentingnya menetap (live in) bersama komunitas dalam jangka watu yang lama, bahkan sampai bertahun-tahun, menyesuaikan diri dengan adat istiadat setempat dan sebisa mungkin mengajar dalam bahasa lokal.

“Interaksi intensif di lapangan dan tempaan dari komunitas serta murid-murid, khususnya di Sokola Rimba di Jambi, akhirnya membantu kami merumuskan metode dan pendekatan pendidikan yang ramah budaya dan kontekstual,” imbuh Butet.

Filosofi dan story telling

Butet dan teman-teman menuliskan pengalaman lapangannya dengan struktur kombinasi antara gaya bercerita (story telling) dan berurutan sesuai dengan metodologi penyelenggaraan program pendidikan Sokola mulai dari melakukan kajian awal hingga pembentukan kader dan pengorganisasian.

Selain itu, buku ini juga berisi mengenai landasan filosofis serta prinsip-prinsip kerja kerelawanan Sokola.

“Kami berharap pengalaman-pengalaman di dalamnya dapat menjadi panduan untuk guru, relawan mengajar, atau siapa saja yang bekerja di komunitas,” tutur Butet.

Buku ini juga ditujukan agar masyarakat adat di sana dapat memecahkan persoalan keseharian yang mereka hadapi, khususnya saat berhadapan dengan “orang luar”. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu masyarakat adat dapat mempertahankan identitas adat mereka.

Buku setebal 260 halaman ini terdiri dari tujuh bab, yakni Sejarah Pendekatan Sokola oleh Dodi Rokhdian, Pendekatan Dialogis Sokola oleh Fadilla M Apristawijaya, Volunterisme oleh Aditya Dipta Anindita dan Butet Manurung, Memahami Komunitas oleh Dodi Rokhdian, Literasi Dasar oleh Butet Manurung, Literasi Terapan: Pendidikan Kontekstual dan Keberpihakan oleh Fawaz dan terakhir Kader, serta Organisasi dan Pengorganisasian oleh Aditya Dipta Anindita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X