Universitas Terbuka: Keterbukaan Publik Perlu Diikuti Budaya Baik Pemerintahan

Kompas.com - 04/11/2019, 15:58 WIB
Universitas terbuka menggelar konferensi internasonal ?Open Society Conference (OCS) 2019? yang digagas Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Terbuka (FHISIP-UT) dan mengangkat tema ?Demokrasi dan Akuntabilitas Publik di Era Digital? di Tangerang Selatan (31/10/2019). DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGARUniversitas terbuka menggelar konferensi internasonal ?Open Society Conference (OCS) 2019? yang digagas Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Terbuka (FHISIP-UT) dan mengangkat tema ?Demokrasi dan Akuntabilitas Publik di Era Digital? di Tangerang Selatan (31/10/2019).

Hal senada disampaikan Dekan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UT, Sofjan Aripin. "Diharapkan di era keterbukaan ini, aspek budaya perlu tetap perlu dijaga terlebih Indonesia memiliki nilai Pancasila sebagai falsafah bernegara," ujar Sofjan.

Sofjan melihat pertemuan budaya Timur dan Barat yang ada di Indonesia membuat nilai-nilai demokrasi yang berkembang di Indonesia bersifat dinamis.

"Oleh karena itu, kemajuan teknologi di revolusi industri harus diikuti dengan kemajuan pendidikan karakter yang harus dibina sejak dini. Apalagi Presiden Jokowi saat ini telah menekankan penguatan sumber daya manusia, sehingga pendidikan karakter menjadi modal utama dalam penguatan open society dalam demokrasi," tegasnya.

Peran pendidikan tinggi, tambahnya, adalah memberikan edukasi terhadap masyarakat dalam mengambil peran dalam open society agar menjadi

"UT memiliki kemampuan mendelivery nilai-nilai dan pengetahuan itu, tidak hanya kepada masyarakat di pelosok Indonesia namun juga di seluruh dunia melalui teknologi pembelajaran jarak jauh yang dimilikinya," ujar Sofjan.

Sofjan menyampaikan sebanyak 123 pemakalah dari 19 universitas baik dari dalam maupun luar negeri dan 3 institusi pemerintah Indonesia berpartisipasi dalam OSC 2019 ini untuk memaparkan hasil penelitian mengenai perubahan dan tantangan besar demokrasi dan akuntabilitas publik di tengah masifnya adaptasi teknologi digital. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X