Hari Pahlawan dan Ajakan jadi Pahlawan Masa Kini

Kompas.com - 10/11/2019, 08:42 WIB
Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Kampus ITS Surabaya (10/11/2019) DOK. KOMPAS.comUpacara Peringatan Hari Pahlawan di Kampus ITS Surabaya (10/11/2019)

KOMPAS.com - Peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk anak bangsa mengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak datang begitu saja namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri.

Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari setiap Insan warga negara Indonesia.

"Selain itu peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini sebagaimana tema peringatan Hari Pahlawan tahun 2019: Aku Pahlawan Masa Kini," ujar Menristek Bambang Brodjonegoro saat  membacakan pesan Kemensos dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS) Surabaya (10/11/2019).

Baca juga: Sejak 1958, 10 November Ditetapkan sebagai Hari Pahlawan

Menjadi pembina upacara, Menristek Bambang menyampaikan, "Kita juga menumbuhkan semangat kepahlawanan dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan membawa nama harum bangsa di mata internasional."

Menristek Bambang Brodjonegoro saat menjadi pembina upacara dalam Hari Pahlawan di ITS Surabaya (10/11/2019).DOK. KOMPAS.com Menristek Bambang Brodjonegoro saat menjadi pembina upacara dalam Hari Pahlawan di ITS Surabaya (10/11/2019).

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia," ujarnya,

Ia berharap jangan sampai tangan-tangan jahil atau pihak tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

"Jangan biarkan negeri kita terkoyak tercerai-berai terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan dengan nyata bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju," pesannya.

Menristek Bambang Brodjonegoro bersama Rektor dan dosen ITS usai upacara dalam Hari Pahlawan di ITS Surabaya (10/11/2019)DOK. KOMPAS.com Menristek Bambang Brodjonegoro bersama Rektor dan dosen ITS usai upacara dalam Hari Pahlawan di ITS Surabaya (10/11/2019)

Ada beberapa cara orang muda dalam ambil bagian menjadi pahlawan bagi bangsa dalam bentuk aksi aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI seperti; menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan lainnya.

Dalam kesempatan upacara peringatan Hari Pahlawan, Menristek Bambang Brodjonegoro didampingi Rektor ITS Mochamad Ashari juga memberikan penghargaan kepada dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa ITS berprestasi 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X