Kompas.com - 03/12/2019, 07:00 WIB
Siswa disabiltas mendapat pendampingan guru di salah satu SD Lombok Tengah. DOK. INOVASISiswa disabiltas mendapat pendampingan guru di salah satu SD Lombok Tengah.

KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh pada hari ini, Selasa (3/12/2019). Tahun ini, peringatan HDI di Indonesia mengangkat tema "Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul".

HDI digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran berbagai pihak terhadap ragam persoalan penyandang disabilitas dan sebagai bagian memperjuangkan tuntutan perlindungan dan pemenuhan hak sahabat disabilitas.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2018, populasi penyandang disabilitas berat dan sedang di Indonesia mencapai 30 juta orang, sedangkan berdasarkan data Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) berjumlah 21 juta orang.

Rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional di Indonesia dimulai dengan acara gala dinner yang diadakan di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos RI, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Jumlah Data Masuk Siswa Disabilitas di Sekolah Inklusif Masih Sedikit

"Rangkaian acara akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Car Free Day, pameran, dan acara puncak yang akan dipusatkan di Plaza Barat Senayan, Gelora Bung Karno," ujar Sekretaris Jenderal Kememsos, Hartono Laras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Komitmen untuk kesejahteraan kaum difabel

Rangkaian acara peringatan HDI 2019 akan pula menjadi komitmen Indonesia dalam penghormatan, pemajuan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

"Komitmen tersebut sejalan dengan teman-teman penyandang disabilitas yang tergabung dalam organisasi penyandang disabilitas," kata Hartono.

Hari Penyandang Cacat Internasional atau Hari Difabel Internasional adalah peringatan internasional yang didorong Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1992 dan diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Peringatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang cacat.

(Penulis: Anggara Wikan Prasetya | Editor: Mikhael Gewati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.