Viral Mendikbud Nadiem Jadi Anak SMA, Beri Pesan Antikorupsi pada Siswa

Kompas.com - 10/12/2019, 07:48 WIB
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutamaberperan sebagai siswa SMA, dan Menteri BUMN Erick Thohir berperan sebagai pedagang bakso dalam kampanye peringatan Hari Tanpa Korupsi di SMK Negeri 57, Jakarta, Senin (09/12/2019). DOK. KEMENDIKBUDMendikbud Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutamaberperan sebagai siswa SMA, dan Menteri BUMN Erick Thohir berperan sebagai pedagang bakso dalam kampanye peringatan Hari Tanpa Korupsi di SMK Negeri 57, Jakarta, Senin (09/12/2019).

KOMPAS.com - Peringatan Hari Anti Korupsi tahun ini tampil berbeda. Pesan anti korupsi disampaikan secara menarik, tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju memberikan kejutan lewat permainan drama mereka.

Ini menjadi kesempatan langka saat melihat Mendikbud Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusabandio berperan sebagai siswa SMA, dan Menteri BUMN Erick Thohir berperan sebagai pedagang bakso.

Bahkan, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri hadir ditengah-tengah siswa dalam kampanye peringatan "Hari AntiKorupsi" di SMK Negeri 57, Jakarta, Senin (09/12/2019z).

“Melalui drama ini mencoba menjelaskan kepada siswa mengenai bentuk perilaku anti korupsi, sebagai wujud penguatan karekter siswa,” jelas Mendikbud Nadiem Makarim.

Pesan Jokowi untuk siswa

Mendikbud dan komedian Sogy berperan sebagai siswa sekolah kelas X lengkap dengan pakaian SMA, sementara Menteri BUMN menjadi tukang bakso lengkap dengan topi dan handuk di leher dan gerobak baksonya.

Baca juga: Pesan Ganjar di Hakordia: Pelajar Harus Siap Jadi Agen Anti-korupsi

Adapun Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Bedu berperan menjadi siswa kelas XII. Drama tersebut diceritakan terjadi pada jam istirahat sekolah.

Tiga pemain awal drama adalah Sogy dan Menteri Nadiem. Sogy menjadi bendahara yang diamanahkan untuk menjaga uang kas tapi malah ingin menggunakan uang kas itu untuk membeli bakso, sedangkan Menteri Nadiem berupaya untuk mencegah penyalahgunaan uang tersebut.

Usai menyaksikan drama tersebut, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan kepada para murid untuk belajar tidak melakukan korupsi sekecil apapun dan belajar dari hal-hal sederhana yang dilakukan sehari-hari disekolah.

“Anak-anak sejak dini harus mengetahui soal ini karena korupsi banyak menghancurkan kehidupan negara, rakyat kita,” kata Presiden Joko Widodo dikutip dari rilis resmi Kemendikbud.

Presiden mengajak siswa untuk mencegah tindak korupsi dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X