Tidak Bisa Sembarang Pindah, Ini Syarat PPDB 2020 Jalur Perpindahan

Kompas.com - 23/12/2019, 13:55 WIB
Para orangtua murid menyambangi kantor Disdik Kota Bekasi pada hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) online, Selasa (2/7/2019) untuk mengajukan perbaikan radius rumah ke sekolah. Vitorio MantaleanPara orangtua murid menyambangi kantor Disdik Kota Bekasi pada hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) online, Selasa (2/7/2019) untuk mengajukan perbaikan radius rumah ke sekolah.

KOMPAS.com - Bagi orangtua/wali dan calon siswa TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, wajib mengetahui tata cara pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020, terutam jalur perpindahan.

Pada Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 yang telah ditetapkan Mendikbud Nadiem Makarim 10 Desember 2019, BAB IV mengatur tentang perpindahan siswa yang memungkinkan siswa masuk sekolah di luar zonasi tempat tinggal mereka selama ini.

Namun tidak bisa sembarang pindah atau lintas zonasi, berikut beberapa hal penting yang diatur dalam Permendikbud Nomor 44 tahun 2019 terkait jalur perpindahan dalam zonasi PPDB 2019.

1. Harus izin sekolah

Perpindahan siswa antar sekolah dalam satu daerah kabupaten/kota, antar kabupaten/kota dalam satu daerah provinsi, atau antar provinsi dilaksanakan atas dasar persetujuan kepala sekolah asal dan kepala sekolah yang dituju.

Dalam hal terdapat perpindahan siswa itu, maka sekolah yang bersangkutan wajib memperbaharui Dapodik.

Perpindahan siswa juga wajib memenuhi ketentuan persyaratan PPDB dan/atau sistem zonasi yang diatur dalam Peraturan Menteri ini.

Baca juga: Tahapan PPDB 2020, Ini Penjelasan Lengkapnya

Syarat tiap jenjang

1. Jenjang SD

Siswa setara SD di negara lain dapat pindah ke SD di Indonesia setelah memenuhi:

  • surat pernyataan dari kepala sekolah asal
  • surat keterangan dari direktur jenderal yang menangani bidang pendidikan dasar dan menengah
  • lulus tes kelayakan dan penempatan yang diselenggarakan sekolah yang dituju.

2. Jenjang SMP, SMA/SMK

Siswa setara SMP, SMA, atau SMK di negara lain dapat diterima di SMP, SMA, atau SMK di Indonesia setelah:

  • menyerahkan fotokopi ijazah atau dokumen lain yang membuktikan bahwa siswa yang bersangkutan telah menyelesaikan pendidikan jenjang sebelumnya
  • surat pernyataan dari kepala sekolah asal
  • surat keterangan dari direktur jenderal yang menangani bidang pendidikan dasar dan menengah
  • lulus tes kelayakan dan penempatan yang diselenggarakan sekolah yang dituju.

Baca juga: Perhatikan, Ini Syarat Masuk SMP, SMA, dan SMK pada PPDB 2020

Khusus pendidikan informal

1. Jenjang SD

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X